PEMBENIHAN WELUR, Dendronereis pinnaticirris (NEREIDAE, POLYCHAETA, ANNELIDA)
2008-07-18 04:58:59.0, oleh iman. (dibaca:857, komentar 0 )
PELATIHAN
PEMBENIHAN WELUR, Dendronereis pinnaticirris (NEREIDAE, POLYCHAETA, ANNELIDA)
14-15 November 2008
Di Purwokerto
Lab. Fisiologi Hewan Fak. Biologi-Unsoed Bekerja sama dengan Pusat Alih Teknologi dan Kemitraan (PATTRA)
Universitas jenderal Soedirman
Purwokerto
Latar belakang
Kelabang laut atau welur atau kilung-kilung (Dendronereis pinnaticirris), adalah anggota familia Nereidae, Classis Polychaeta, Phylum Annelida yang telah ditemukan di pantai-pantai dan perairan payau di Jawa dan Sumatra. Pembudidaya udang sangat faham bahwa keberadaan cacing tersebut penting bagi kesuburan tambak. Selain itu, belakangan ini telah diketahui bahwa Polychaeta dari Familia Nereidae seperti Nereis, Dendronereis, Namalycastis, Perinereis, merupakan pakan alami yang penting untuk pematangan sel gamet udang atau disebut maturation diet dan 70% pakan alami udang Penaeidae adalah Polychaeta. D. pinnaticirris dapat digunakan sebagai maturation diet karena mengandung asam lemak esensial yang dibutuhkan untuk kesempurnaan fase akhir perkembangan sel telur udang dan ikan. Telur yang berkembang dengan baik dan mencapai kematangan sempurna akan menghasilkan larva yang sehat dan viabilitasnya tinggi. Produksi benur menurun hingga 40% jika induk udang tidak diberi Polychaeta.
Setelah diketahui bahwa induk udang membutuhkan maturation diet, pasokan polychaeta ke panti-panti pembenihan udang meningkat pesat. Namun demikian, karena belum adanya upaya budidaya Polychaeta di Indonesia, para pemasok memperolehnya dari penggalian di habitat alaminya. Aktivitas ini selain dapat mengancam keberadaan populasi Polychaeta itu sendiri juga merusak habitatnya dan lingkungan pantai pada umumnya, sehingga dalam jangka panjang dapat menyebabkan kepunahan dan terganggunya kesetimbangan lingkungan. Oleh sebab itu, budidaya Polychaeta dalam hal ini adalah spesies D. pinnaticirris.dapat memberikan kontribusi yang positif bagi upaya konservasi polychaeta dan lingkungan pantai trropis.
Budidaya Polychaeta meliputi pengadaan induk dan pemeliharaannya, pembenihan dan pembesaran juvenil serta pemanenan. Laboratorium Fisiologi Hewan telah berpengalaman sejak 1995 untuk melakukan pemijahan buatan D. pinnaticirris yang kemudian teknik tersebut diterapkan dalam pembenihan.
Tujuan
Pelatihan bertujuan untuk diseminasi dan alih teknologi pembenihan D. Pinnaticirris dalam rangka berkontribusi melakukan pemanfaatan sumberdaya lokal dalam hal ini Polychaeta dan konservasi lingkungan pantai.
Waktu dan tempat pelatihan
Hari, tanggal : Jum’at dan Sabtu, 14 – 15 November 2008
Tempat : Laboratorium Fisiologi Hewan Fakultas Biologi, Unsoed, Purwokerto.
Jl. Dr. Soeparno Kampus UNSOED Grendeng kotak Pos 130 Purwokerto. 53122
Instruktur ahli :
Edy Yuwono, PhD (peneliti Fisiologi & Akuakultur Polychaeta)
Pendaftaran
Pendaftaran dilakukan dengan mengisi formulir secara online, atau mengisi formulir yang tersedia kemudian dikirim melalui pos, faksimile, atau e-mail dengan melampirkan bukti pembayaran ke :
PANITIA PELATIHAN PEMBENIHAN WELUR, Dendronereis pinnaticirris (POLYCHAETA)
Laboratorium Fisiologi Hewan Fakultas Biologi Unsoed Purwokerto. Jl. Dr. Soeparno Kampus UNSOED Grendeng kotak Pos 130 Purwokerto. 53122
Fax. : (0281)631700
Email : pannereis_fabio@yahoo.co.id
Website : http://fabio.unsoed.ac.id/
Contact Person :
Untung : 08122672700
Farida : 08122704965
Pendaftaran paling lambat tanggal 12 November 2008
Biaya pelatihan dapat ditransfer ke Bank BNI 46 cabang Unsoed, Purwokerto dengan nomer rekening 101104620 atas nama Dra. Farida Nur Rachmawati, MSi
Bukti pembayaran harap dibawa saat registrasi
Peserta dan kontribusinya
· Jumlah peserta dibatasi 30 orang terdiri atas pengusaha/petani udang dan ikan (praktisi), peneliti/dosen dan mahasiswa.
· Kontribusi peserta:
o Pengusaha/ praktisi : Rp 500,000
o Peneliti/ dosen : Rp 250.000
o Mahasiswa : Rp 200.000