News

Tapak Jagat Lintang Jagat UPL MPA UNSOED Jawa Timur Hijau 2011

...hidup adalah soal keberanian, menghadapi yang tanda tanya tanpa kita mengerti, tanpa kita bisa menawar, terimalah dan hadapilah

dan antara ransel-ransel kosong dan api unggun yang membara

aku terima ini semua

melampaui batas-batas hutanmu, melampaui batas-batas jurangmu...

(Gie, Mandalawangi-Pangrango)

Unit Pandu Lingkungan Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Jenderal Soedirman, merupakan kegiatan mahasiswa yang bergerak dibidang  kepencintaalaman dan kepetualangan alam bebas, serta pelestarian lingkungan yang bergerak pada pengembangan kemampuan anggota dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan Nomor Registrasi Pokok, satu tahapnya adalah melewati masa bimbingan berupa materi pokok, jungle survival, dan melintas gunung. Pengembaraan Anggota Muda Tapak Jagat – Lintang Jagat dibagi menjadi 2 Sub kegiatan, yaitu Pendakian Gunung, dan Pemanjatan Tebing.

Setelah melakukan masa bimbingan, Anggota Muda Tapak Jagat – Lintang Jagat  melaksanakan masa pengembaraan. Tim Gunung Hutan Anggota Muda Tapak Jagat – Lintang Jagat berjumlah 4 orang yaitu Sigit Puji Jatmiko dari Teknik Geologi, Hata Indarmawan Uligama dari Peternakan, Fajar Tri Purnama dari Keperawatan, dan Yeni Yulia Andriani dari Sastra Indonesia, serta Doso Hidayah Tullah sebagai pendamping.

Tim Gunung Hutan (Mountaineering) telah melakukan Simulasi 1 dan 2 di lereng Gunung Slamet, dan Simulasi 3, Try Out I, serta Try Out II di Gunung Slamet.  Selanjutnya melakukan operasional pengembaraan, sebagai puncak dari kegiatan – kegiatan kami sebelumnya. Pengembaraan tim gunung hutan akan melaksanakan pendakian 3 gunung di Jawa Timur, yaitu Gunung Raung, Gunung Argopuro, dan Gunung Arjuno-Welirang pada tanggal 15 – 31 Juli 2011. Kami memilih gunung-gunung itu karena termasuk ke dalam gunung yang sering didaki dan memiliki karakteristik yang berbeda pula. Selain pendakian, tim Gunung Hutan melakukan pemetaan dan pengamatan deskriptif berupa karakteristik jalur dan vegetasi di sepanjang jalur pendakian.

Sedangkan Tim Rock Climbing terdiri dari 7 orang yaitu Krisna Andresta Pratama dari Peternakan, Fredi Aji Primadani dari Fakultas Hukum, Sigit Sugiyanto dari Kelautan, Moch.Alfian Ubay dari Ekonomi Manajemen, Fikri Rizki Munfarid dari Peternakan, Mudzati Nur Ulumi dari Keperawatan, dan Sugiyanti dari Peternakan.

Kegiatan panjat tebing merupakan jenis kegiatan yang banyak digemari sampai saat ini, karena mempunyai tingkat kesulitan yang tinggi juga membutuhkan skill yang khusus. Selain itu jenis bentukan tebing yang berbeda-beda dan bentuk yang indah menjadi nilai tambah bagi penggiat kegiatan ini untuk menaklukan tebing tersebut. Berdasarkan hal tersebut, maka tim rock climbing Anggota Muda Tapak Jagad- Lintang Jagad UPL MPA UNSOED dituntut untuk terus dapat memahami dan mempelajari teknik pemanjatan tebing alam dan menguasai ketrampilan yang menunjang kegiatan panjat tebing.

Pemanjatan tebing dilaksanakan pada tanggal 15 – 23 Juli 2011 di Tebing Sumbing Gunung Kelud Kediri dengan teknik free climbing dan artificial climbing. Kawasan Gunung Kelud Kabupaten Kediri memiliki sebuah tebing setinggi kurang lebih 300 meter yang terdiri dari batuan andhesit tua dan muda. Yang berbentuk semi kerucut pada puncaknya, disekitar tebing  merupakan sebuah objek wisata yang sedang dikembangkan dalam 10 tahun terakhir.

Selain pemanjatan tebing, tim Rock Climbing melakukan penanaman bibit sintok akan di laksanakan di kawasan wisata Gunung Kelud Jawa Timur. Penanaman akan di lakukan oleh semua anggota tim  bekerjasama sama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Kediri dan masyarakat sekitar. (hp dan UPL-MPA)

Bahasa Indonesia

Kategori: