News

LPPM Unsoed Selenggarakan Pelatihan “Desa sebagai Basis Migrasi Aman”

Berawal dari keprihatinan akan kondisi buruh migran Indonesia (BMI) yang sering mengalami masalah, sebagaimana kasus-kasus yang seringkali diberitakan melalui media massa dan berdasarkan hasil penelitin yang dilakukan oleh Pusat Penelitian Gender, Anak, dan Pelayanan Masyarakat (PPGA-PM) LPPM Unsoed.  Teridentifikasi empat persoalan mendasar terkait buruh migran Indonesia yaitu : 1. Bahwa persoalan yang dialami buruh migran diawali dari daerah asal; 2. Kepala desa memiliki peran yang strategis untuk mencegah terjadinya traficking; 3. Perlu sinergi dan jejaring antar lembaga dalam mencegah traficking dan melakukan proses migrasi aman, dan 4. Masih tingginya permasalahan yang dihadapi para BMI, Oleh karena itu, PPGA-PM berinisiatif untuk menyelenggarakan Pelatihan untuk Kepala Desa dengan Tema : “Desa sebagai Basis Migrasi Aman”.  Dalam menyelenggarakan pelatihan ini PPGA-PM LPPM Unsoed bekerjasama dengan Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten banyumas serta Paguyuban Buruh Migran “Seruni” untuk memberdayakan Kepala desa di Kabupaten banyumas agar menjadi salah satu pilar untuk melakukan migrasi yang aman.

Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan Kepala Desa tentang prosedur dan mekanisme menjadi Buruh Migran yang legal dan aman, meningkatkan pengetahuan Kepala Desa mengenai hak dan kewaqjiban buruh migran, meningkatkan pengetahuan Kepala Desa tentang karakteristik negara-negara tujuan BMI dan meningkatkan pengetahuan Kepala desa tentang penanganan penyelesaian kasus yang berkaitan dengan BMI.

Kegiatan ini dilaksanakan Tanggal 22 Juni 2011, di Hall LPPm Unsoed dengan jumlah peserta 67 orang.  Beberapa materi yang akan disampaikan diantaranya mengenai prosedur dan mekanisme melakukan migrasi ke luar negeri, hak dan kewajiban buruh migran, jenis-jenis kasus yang dialami BMI dan prosedur penanganannya, serta refleksi kegiatan dan agenda PPGAPM untuk pemberdayaan buruh migran.

Bahasa Indonesia