News

Healing Spiritual Quotient (HSQ) Masyarakat eks Penambangan Pasir Besi

Setelah berhasil menaklukkan kegersangan pasir pantai di Desa Munggangsari dan merubahnya menjadi lahan pertanian potensial.  Unsoed bekerjasama dengan PT ANTAM Tbk., tak berhenti melakukan pemberdayaan masyarakat.  Kali ini masyarakat eks penambangan pasir besi yaitu Desa Munggangsari, Ketawangrejo, Patutrejo dan Harjobinangun Kabupaten Purworejo diundang ke Unsoed untuk mengikuti Healing Spiritual Quotient (HSQ) bersama Grandmaster HSQ H.M Sugeng Suprapto, SE.,MM.,CH.CHt.Cl Tanggal 6-8 Juni 2011.  Acara ini dibuka di Auditorium Graha Widyatama Unsoed dan dilanjutkan di Baturaden pada hari kedua dan ketiga.

Ketua panitia HSQ yang juga Pembantu Rektor IV Unsoed, Ir. Budi Rustomo, M.Rur.Sc.,Ph.D mengawali acara dengan memberikan trigger kepada para peserta.  Pembantu Rektor IV memberikan rasionalisasi yang menarik berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat, sehingga  suasana yang kaku menjadi cair, akrab, namun tetap visioner.  Penjelasan mengenai program pemberdayaan masyarakat berhasil disampaikan dengan bahasa yang bisa dipahami para peserta.  Tak mengherankan jika peserta memberikan applause berkali-kali.  “Healing Spiritual Quotient ini akan menyembuhkan jiwa kita, sebelum diberdayakan, jiwa kita harus bersih dulu agar memiliki optimisme dan motivasi yang kuat dan baik”, demikian lanjut PR IV dan diikuti tepuk tangan para hadirin.

Lebih lanjut, Pembantu Rektor IV menjelaskan bahwa program pemberdayaan masyarakat ini tidak hanya akan berhenti pada sektor pertanian dan peternakan, akan tetapi ke depan Unsoed juga berkomitmen untuk membuat layanan kesehatan desa.  “Dokter, dokter gigi, ahli farmasi, semua nanti akan datang ke desa-desa” demikian lanjut PR IV. 

Pada kesempatan ini PR IV memperkenalkan tim yang akan melaksanakan Pemberdayaan Masyarakat Eks Penambang Pasir Besi yaitu Dr. Saparso si penakluk pasir, H. Mohamad Bata ahli sapi potong, Winarto Hadi ahli ayam, Darsono ahli segala jenis ikan, Ir. Purnama Sukardi, Ph.D, Tengku Junaedi, dan Dr.Rer.Nat Imam Widhiono MZ,MS.  PR IV juga memperkenalkan tim baru dari bidang kesehatan yaitu Dr. Joko, Made Sumarwati MN, dan Heni Ekowati, M.Si.,A.Pt.

Rektor Unsoed, Prof. Edy Yuwono, Ph.D yang juga merupakan penanggung jawab kegiatan pemberdayaan masyarakat ini menyampaikan kilasbalik awal mula kegiatan pemberdayaan masyarakat eks tambang pasir besi bisa berjalan.  Prof Edy menyampaikan, “Laut adalah milik kita yang tersisa, jangan sampai menjadi rusak sama seperti daratan kita, oleh karena itu pemberdayaan wilayah pesisir adalah hal yang harus dilakukan”.  Dengan pemberdayaan daerah pesisir diharapkan masyarakat pesisir memiliki mata pencaharian yang tidak selalu bergantung kepada laut, dengan begitu, laut akan tetap terjaga.  Prof Edy juga menyampaikan impiannya yaitu memberdayakan sepanjang wilayah pesisir pantai selatan.

Kegiatan ini berjalan lancar dan menarik, para peserta sangat antusias mengikuti acara hingga selesai.  Beberapa diantaranya juga mengisi acara dengan menyumbangkan lagu. (HP)

Bahasa Indonesia

Kategori: