Berita UNSOED

Keberhasilan Teknologi Tepat Guna Pertanian Terpadu

[unsoed.ac.id, Jum, 05/02/16] Mewujudkan Desa Mandiri menjadi salah satu mimpi LPPM Unsoed.  Untuk mewujudkannya perlu keberhasilan menyelesaikan masalah masyarakat utamanya di bidang pertanian dan peternakan yang menjadi sumber kehidupan masyarakat desa.  Adalah Ir. Suparoto, M.Agr.Sc beserta tim (Ir. Purwandaru Widyasunu, M.Sc.Agr., Ir. Roesdiyanto, MP, Drs. Dalhar Shodiq, M.Si, Nur Wahid, S.H.,M.H, dan Dr. Ir. Agus Suyanto, SU) berhasil mewujudkan teknologi tepat guna Pertanian Terpadu Itik-Azolla-Ikan dan POC.  Supartoto dan tim melakukan penelitian dan pembinaan di Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas.  Teknologi tepat guna yang dirakitnya berhasil meningkatkan efisiensi modal produksi dan memberikan hasil yang menggembirakan bagi petani.  Hal ini terungkap saat kunjungan Ketua LPPM Unsoed ke Lokasi Lahan Percontohan, Jum’at 5 Februari 2016.

Teknologi tepat guna ini merupakan hasil penelitian Riset Institusional (RISIN) sejak tahun 2012 hingga 2014.  Mengawali penelitian untuk mengeksplorasi bahan lokal, kini Suparoto bersama tim berhasil mewujudkan harapan masyarakat memiliki pertanian dan peternakan yang menguntungkan.  Lahan percontohan terdiri dari kolam yang diisi ikan patin, kemudian azolla yang diberi jaring, kandang bebek, bebek.  “Azolla bisa mengganti 30% pakan bebek dan juga mengurangi kebutuhan palet untuk ikan,” jelasnya.  Bebek dan ikan dengan aplikasi azolla ini juga tumbuh lebih besar daripada diberi pakan biasanya.  “Keuntungannya dua kali yaitu mengurangi biaya produksi sekaligus meningkatkan produksi,” ungkapnya.  Sementara itu Inokulasi Azolla berhasil meningkatkan bobot gabah kering perumpun hingga 17,19%.  Hasil ini menggembirakan para petani.  Narpun, salah satu petani yang lahannya digunakan untuk percontohan mengungkapkan kepuasannya atas hasil ini.  “Dulu rasanya mustahil mendapat untung dari ternak ikan dan bebek karena harga pakan yang mahal, kini dengan cara seperti ini menjadi sangat menguntungkan,” jelasnya.  Narpun merasakan langsung hasil teknologi tepat guna ini dan saat ini Rumahnya sering dikunjungi banyak pihak yang ingin melihat dan belajar pertanian terpadu.

 

Ketua LPPM Unsoed, Prof.Dr.Ir. Suwarto, MS mengapresiasi hasil teknologi ini.  Bahkan Prof. Warto berkenan untuk membawa Azolla untuk dicoba diaplikasikan di lahannya.  “Ini menjadi harapan baru bagi masyarakat desa yang rata-rata menggantungkan hidupnya dari pertanian dan peternakan,” jelasnya.  Salah satu keunggulan teknologi tepat guna ini adalah sesuai dengan kondisi masyarakat dan mudah diaplikasikan.  Ketua LPPM juga berharap hal ini menjadi salah satu harapan untuk mewujudkan Desa Mandiri sebagaimana yang dicita-citakan.

Sosialisasi SNMPTN 2016 Unsoed Bersama Dikpora Banjarnegara

[unsoed.ac.id, Kam,04/02/16] Kamis, 4 Februari 2016 Universitas Jenderal Soedirman mulai melakukan sosialisasi Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2016 ke beberapa daerah, salah satunya Banjarnegara. Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta yang sebagian di antaranya adalah Kepala Sekolah, Guru BP, dan para operator SMA, MA, dan SMK di wilayah tersebut. Kegiatan yang diadakan di SMA Negeri 1 Bawang ini merupakan kerjasama Universitas Jenderal Soedirman dengan Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Banjarnegara.

Acara sosialiasi dibuka oleh Bapak Sunardi, S.Pd., MM, Kasie Kesiswaan Sekolah Menengah Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Banjarnegara yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya acara ini semoga masyarakat lebih memahami secara detail mengenai mekanisme penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SNMPTN 2016. Selain itu, beliau juga berharap agar UNSOED dapat terus memiliki mahasiswa yang berasal dari Banjarnegara yang turut berkontribusi mengharumkan nama baik almamater. “Semoga mahasiswa di UNSOED banyak yang berasal dari Banjarnegara,” ungkapnya.

Sebagai narasumber Kepala Bagian Kerjasama dan Humas, Dra. Koestiah, MM  menjelaskan bahwa siswa yang berhak mengikuti SNMPTN 2016 adalah siswa SMA/MA, SMK kelas 12 pada tahun 2016. Secara umum SNMPTN 2016 memiliki alur yang sama dengan tahun lalu yaitu dengan sistem seleksi tanpa Tes berbasis pada prestasi akademik yang dicapai oleh siswa SMA, MA, SMK/MAK dari Semester 1–5. Selain itu, siswa juga harus memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan tercantum/terdaftar PDSS secara online. Sedangkan bagi sekolah yang siswanya akan mengikuti SNMPTN harus memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN).

Disampaikan pula oleh Kepala Bagian Akademik, Kusja, SIP tahapan pertama dimulai dengan pendaftaran sekolah di PDSS secara online melalui http://pdss.snmptn.ac.id pada tanggal 18 Januari – 20 Februari 2016. Setelah siswa terdaftar dalam PDSS dan memiliki NISN serta sekolah serta sekolah memiliki NPSN pendaftaran siswa dapat dilakukan secara online melalui http://snmptn.ac.id pada tanggal 29 Februari – 12 Maret 2016. Biaya SNMPTN ditanggung Pemerintah, sehingga siswa yang mendaftar tidak dikenai biaya pendaftaran dan seleksi. Selain itu, bagi pendaftar yang berasal dari keluarga yang kurang mampu, maka dapat dapat mengajukan bantuan biaya pendidikan yang pendaftarannya dilakukan melalui laman http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id/

Acara dilanjutkan dengan sesi Tanya jawab yang berlangsung menarik dengan banyaknya pertanyaan dari peserta terkait proses mekanisme pendaftaran dan program studi favorit yang ada di UNSOED. (Ab)

Kunjungan SMA Korpri Bekasi ke UNSOED

[unsoed.ac.id, Kam, 04/2/16] Sebanyak 340 siswa/siswi beserta para guru pendamping SMA Korpri Bekasi melaksanakan kunjungan ke Universitas Jenderal Soedirman, Kamis (04/2). Rombongan diterima oleh Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan/Kabiro AAK Dra. Krisnhoe Maya Woelandari, M.M., Kasubbag Registrasi dan Statistik Didin Syamsudin, SE., dan Kasubbag Akademik dan Evaluasi Eko Sumanto, S.Pt beserta jajaran bidang Akademik di Auditorium Graha Widyatama Unsoed.
Wakil Kepala Bidang Kurikulum SMA Korpri Bekasi Drs. Bujang M.Pd dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan kunjungan ini adalah untuk bersilaturahmi dengan Unsoed dan dalam rangka pengenalan kampus. "Dengan kunjungan langsung ke Unsoed diharapkan siswa/siswi kami mendapatkan informasi-informasi berkaitan dengan persiapan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi ", ungkapnya.

Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan/Kabiro AAK Dra. Krisnhoe Maya Woelandari, M.M. dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada rombongan SMA Korpri Bekasi. Disampaikan bahwa  terkait dengan proses penerimaan calon mahasiswa baru 2016 Unsoed melaksanakan dengan 3 (tiga) pola penerimaan yaitu SNMPTN (40%), SBMPTN(40%), dan Seleksi Mandiri(20%). Lebih lanjut dijelaskan bahwa untuk SNMPTN, merupakan pola seleksi nasional berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor semester 1 (satu) sampai dengan semester 5 (lima) bagi SMA/MA dan SMK dengan masa belajar 3 (tiga) tahun atau semester 1 (satu) sampai dengan semester 7 (tujuh) bagi SMK dengan masa belajar 4 (empat) tahun, serta Portofolio Akademik. Selain itu  siswa juga harus mempunyai Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan tercantum/terdaftar PDSS secara online.  Sedangkan bagi sekolah yang siswa/siswinya akan mengikuti SNMPTN harus mempunyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN). Terkait dengan beasiswa bidikmisi, Bu Maya berharap kepada pihak sekolah untuk mendaftarkan dulu siswa/siswinya yang berhak mendapat beasiswa bidikmisi, kemudian baru didaftarkan ke SNMPTN. “Trik/cara memilih prodi dari prestasi akademik masing-masing, lihat prodi peminatnya berapa, daya tampungnya berapa, sehingga mengetahui persaingannya”, ungkap beliau.  

Pada kesempatan yang sama Kasubbag Akademik dan Evaluasi, Eko Sumanto, S.Pt juga menjelaskan dengan detail tentang profil Unsoed, gambaran tentang fakultas beserta program studinya, informasi tentang Penerimaan Mahasiswa Baru, program beasiswa, tingkat kepeminatan, prestasi yang telah diraih, Unit Kegiatan Mahasiswa dan fasilitas-fasilitas di lingkungan kampus. Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab.
Maju Terus Pantang Menyerah!(Fy)

Dr.dr Nendyah Roestijawati, M.K.K Berhasil Raih Gelar Doktor

[unsoed.ac.id, Rab,03/02/16] Jumlah Tenaga Pendidik berkualifikasi S3 atau Doktor di Fakultas Kedokteran kembali bertambah.  Hal ini setelah dr. Nendyah Roestijawati. M.K.K berhasil mempertahankan desertasinya dihadapan Dewan Penguji dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor di Ruang Kuliah Radioputro FK UGM, Rabu, 3 Februari 2016.  Dr. Nendyah berhasil dengan baik menjawab berbagai pertanyaan untuk desertasinya yang berjudul 'Hubungan Kadar Kadmium Darah Dengan Karsinogenesis Prostat'. 

Melakukan penelitian sejak 2008, Dr. Nendyah berusaha menemukan dan mengkaji kolerasi Cd dg PSA. IGF-1dan rasio PSA/IGF-1sertaunt mengkaji pengaruh polimorfisme gen PSA rs266883 dan kebiasaan merokok terhadap kadar Cd. PSA. IGF-1 dan rasio PSA/IGF-1.  Penelitian ini dilakukan berawal dari hipotesis bahwa paparan kadmium (cd) memiliki efek karsinogenesis pada prostat.  “Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan kadar cd dan PSA antara kelompok terpapar dan tidak terpapar cd serta terjadi perbedaan juga antara perokok dan bukan perokok,” jelasnya.  Hal ini menunjukkan bahwa Kadar Cd darah rasio PSA/IGF-1 selain dipengaruhi oleh genotif gen PSA rs266883 juga dipengaruhi oleh kebiasaan merokok.

Keberhasilan Dr.dr. Nendyah Roeatijawati. M.K.K meraih gelar Doktor menjadikannya sebagai Doktor ke 7 di Fakultas Kedokteran Unsoed.  Dr. Nendyah menjadi Tenaga Pendidik di Unsoed sejak 2008.  Sebelum berkarya di Unsoed Dr. Nendyah pernah mengabdi di UTD PMI Jakarta dan sempat juga menjadi Pengajar di Universitas YARSI Jakarta.  Setelah berhasil meraih gelar S3, saat ini Dr. Nendyah siap melanjutkan kembali pengabdiannya sebagai Tenaga Pendidik di Universitas Jenderal Soedirman

Tags: 

Fakultas Biologi Unsoed Jadi Destinasi Pembelajaran SD IT Annida Sokaraja

[unsoed.ac.id, Rab, 03/2/16] Fakultas Biologi Unsoed, Jum’at (29/1) mendapat kunjungan dari siswa-siswi SD IT Annida Sokaraja. Kehadiran para calon biolog kecil ini disambut oleh pimpinan fakultas dan beberapa kepala laboratorium terkait. Kegiatan yang diberi nama Outdor Study Sekolah Dasar Islam Terpadu Annida kali ini diikuti tidak kurang dari 30 siswa siswi. Kehadiran siswa-siswi ini dalam rangka melakukan Pengamatan Sistem Pencernaan  dan pernapasan hewan dengan metode pembedahan (Ikan dan Burung) sekaligus untuk memberikan motivasi dalam  belajar sekaligus mengenal lebih dalam megenai sistem pencernaan dan pernapasan khususnya pada ikan dan burung.
Rombongan diterima langsung oleh Wakil Dekan Bidang Kerjasama dan Alumni Fakultas Biologi Unsoed Dr. Agus Nuryanto, S.Si., M.Si. Dalam sambutannya beliau mengemukakan bahwa betapa pentingnya mengenalkan ilmu yang berkaitan dengan biologi terhadap anak-anak, dimana hal ini dapat memunculkan rasa ingin tahu yang lebih dalam sehingga akan meningkatkan minat serta motivasi anak untuk terus belajar dan mengenal tentang hewan dan tumbuhan serta hal lain yg berkaitan dengan biologi , karena hari ini akan membahas tentang sistem pencernaan dan pernapasan pada hewan maka jangan takut untuk memegannya ya.” Ungkap beliau ke para siswa dengan candaan yg membuat anak-anak ini semakin semangat.
Selama hampir lebih dari 2 jam, kegiatan dilaksanakan, antusias para calon biolog kecil ini sangat terlihat, tanpa malu malu dengan keluguannya, mereka bertanya tentang apa yang mereka tidak tahu. “Mas ini nanti ikannya hidup apa mati?”, “Ini nanti kalau sudah selesai bisa dimasak gak?”, polos namun serius mengikuti setiap kegiatan yang dilakukan. Tidak ada beban yang terlihat diwajah anak-anak ini, mereka begitu menikmatinya. Ditambah dengan kakak-kakak pendamping yang begitu lihai menjelaskan dan menarik perhatian adik-adik para siswa SD IT Annida ini.

Salah salah satu guru pendamping mengemukkan bahwa dalam setiap tahun  kami memang mengagendakan untuk mengenalkan para siswa-siswi ini dengan praktikum langsung, atau setidaknya memperlihatkan secara langsung bagaimana sebetulnya mengenai hal-hal yang telah mereka pelajari di ruangan kelas, dan ternyata anak-anak kita sangat menyukainya. Semoga kedepannya kita bisa mengirim lebih banyak lagi anak-anak dan mendapatkan lebih banyak ilmu lagi dari Fakultas Biologi.
Tidak dipungkiri, untuk melahirkan generasi emas memang sangat diperlukan kerjasama yang baik antar semua jenjang pendidikan. Oleh karena itulah Fakultas Biologi senantiasa membuka pintu lebar-lebar dengan berbagai Instansi pendidikan dari semua jenjang dalam rangka mengenalkan biologi kepada masyarakat. Hal ini dilakukan untuk menumbuhkan minat menjadi biolog sejak usia dini. Dimana minat tersebut yang akan mengantarkan anak-anak kita menjadi biolog-biolog handal ditahun-tahun mendatang yang dapat menciptakan dan menghasilkan karya-karya yg dapat berguna bagi kehidupan orang banyak. 
Maju Terus Pantang Menyerah ! (Bass)

FT UNSOED dengan BPBD Kabupaten Purbalingga Jalin Kerjasama

[unsoed.ac.id, Rab, 03/2/16] Bertempat di Ruang Rapat Dekanat FT Unsoed dilaksanakan penandatangan surat perjanjian kerjasama antara pemerintah Kabupaten Daerah Tingkat II Purbalingga (Badan Penanggulangan Bencana Daerah/BPBD) dengan Universitas Jenderal Soedirman (Fakultas Teknik), Kamis (17/12). Perjanjian kerjasama Nomor : 420/13 tahun 2015 dan Nomor : 5390/UN23/KS.00.00/2015 ditandatangani oleh Kepala Pelaksana BPBD Purbalingga dengan Dekan Fakultas Teknik Unsoed.  Ruang lingkup perjanjian kerjasama ini meliputi : 1). Penerapan ilmu teknik sipil pada usaha Mitigasi Bencana Alam, 2). Pemetaan, pemantauan, dan pelaporan kerawanan bencana di Kabupaten Purbalingga, 3). Mitigasi bencana geologi.   Acara pembukaan dipandu oleh Meike Kusmawanti, S.Si. selaku Kasubbag Akademik  dan Kemahasiswaan FT Unsoed.  Hadir pada acara penandatanganan kesepakatan ini adalah segenap pimpinan, dan para Kajur FT Unsoed.

Dekan FT Unsoed Nastain, S.T., M.T. dalam sambutannya menyampaikan bahwa Provinsi Jawa Tengah merupakan daerah rawan bencana yang kerawanannya tinggi, seperti gempa bumi, tanah longsor, gunung meletus, dan banjir bandang oleh karenanya Gubernur Jawa Tengah mencanangkan pada wilayahnya sebagai daerah tangguh bencana dengan maksud agar masyarakat daerah rawan bencana telah sigap jika sewaktu-waktu terkena bencana.  Adanya berbagai Prodi pada Fakultas Teknik Unsoed pemerintah daerah Purbalingga dapat menggandeng dalam bentuk kemitraan guna mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi, misalnya Prodi Teknik Elektro dapat melaksanakan pengabdian kepada masyarakat mengembangkan peralatan deteksi dini bencana alam (Early Warning Systems) agar dapat meminimalisir korban jiwa karena terjadinya bencana alam.  Untuk Prodi Teknik Sipil dan Geologi dapat membantu BPBD memetakan daerah rawan bencana, karena kondisi struktur tanah yang ditempati oleh masyarakat merupakan struktur lapisan tanahnya misalnya rawan bencana longsor, demikian ungkap beliau.   

Kepala Pelaksana BPBD Purbalingga Priyo Satmoko, S.H., M.H. menyampaikan bahwa kerjasama semacam ini telah lama terjalin secara interpersonal melalui beberapa Prodi FT Unsoed dalam bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat, maka guna menguatkan kerjasama ini dilaksanakan penandatangan perjanjian kerjasama.  Dijelaskan juga bahwa FT Unsoed dapat membantu pengelolaan penanggulangan bencana dalam tiga tahapan yaitu : pra bencana, saat bencana dan pasca bencana.  “Pada saat pra bencana BPBD berharap FT Unsoed dapat melanjutkan pengembangan alat deteksi bencana yang tepat guna dalam artian mudah dirakit, murah dan efektif sebagaimana alat pendeteksi tanah longsor yang sudah ada.  Pada saat bencana diharapkan membantu pemikiran sarana dan prasarana darurat untuk proses evakuasi, sedang pasca bencana dibutuhkan perencanaan yang matang agar sarpras yang ada dapat digunakan secara maksimal agar kehidupan masyarakat setempat menjadi lancar”, jelasnya.   
Maju Terus Pantang Menyerah!(HR)

Kreatif dan Berani Kunci Menjadi Enterpreuner

[unsoed.ac.id, Sel, 02/02/16] Senin, 26 Januari 2016,  bertempat di Gedung Aula SMK 2 Slawi  Dekan Fakultas Pertanian Dr. Ir. Anisur Rosyad,M.Si bersama Dosen Pertanian Ropiudin, S.TP.,M.Si menjadi pembicara Seminar Enterpreneur Mempersiapkan Lulusan SMK yang Berjiwa Enterpreneur Dalam Menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi Asean).  Kegiatan yang diikuti oleh para siswa dan siswi kelas XII tersebut merupakan salah satu upaya untuk menggali potensi dan keahlian para siswa.

Melalui seminar ini para siswa diberi motivasi untuk menjadi seorang entrepreneur. Dalam presentasinya, Dr. Ir. Anisur Rosyad menyampaikan bahwa untuk menjadi seorang enterpreuner dibutuhkan diri yang kreatif, berani mencoba, berani mengambil resiko, dan tidak berhenti belajar.

“Menjadi entrepreneur harus punya mental wirausaha. Jadi jika suatu hari, tidak jadi karyawan bisa buka bengkel, yang kuliner bisa buka kafe. Jadi SMK kali ini luar biasa, tidak hanya didik orang menjadi karyawan, tetapi mereka juga punya keahlian," ungkapnya.  Dorongan semangat dari Pak Anisur ini rupanya menginspirasi para peserta.  Budi salah seorang peserta mengungkapkan bahwa tekadnya untuk meniti tangga kesuksesan dengan berwirausaha semakin bulat.  “Ternyata menjadi wirausaha memberikan banyak manfaat, kegiatan ini benar-benar menginspirasi saya,” jelasnya.  Hal senada diungkapkan oleh Siti.  “Kegiatan ini berhasil membuat saya bersemangat dan semakin percaya diri akan bisa berwirausaha," ungkapnya.  

.

Siap Bersama Alumni Membesarkan Fakultas Pertanian

[unsoed.ac.id, Sel, 02/2/2016] Dekan Fakultas Pertanian, Dr. Ir. Anisur Rosyad melantik Kepengurusan Keluarga Alumni Fakultas Pertanian periode 2015-2019, Sabtu (30/01) di Gedung Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Ir. Anisur Rosyad menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus KAFAPERTA yang baru saja dilantik dan diketuai oleh Rudi Purwadi.
Dekan Fakultas Pertanian dalam sambutannya mengungkapkan harapan yang begitu besar kepada KAFAPERTA. Dengan adanya KAFAPERTA ini diharapkan dapat ikut berkontribusi bersama-sama dalam membesarkan Fakultas Pertanian Unsoed.
“KAFEPERTA diharapkan dapat memfasilitasi dan mempertemukan gagasan serta pemikiran sesama alumni maupun alumni dengan Fakultas Pertanian. Kemudian, diharapkan pula dengan adanya KAFAPERTA ini dapat menjembatani Fakultas Pertanian dengan dunia luar dan membangun atmosfir diantara alumni, bahwa alumni sebuah Perguruan Tinggi memiliki peranan yang penting dalam rangka meningkatkan kualitas lulusan serta mengembangkan kualitas proses pendidikan,” ungkap Dekan.

Acara pelantikan ini dihadiri segenap pengurus KAFAPERTA periode 2015-2019, anggota dan Alumni Fakultas Pertanian Unsoed serta beberapa tamu undangan.

Maju Terus Pantang Menyerah!(Ab)
 

UPL MPA UNSOED Tularkan Ilmu Dasar Kepencintaalaman

[unsoed.ac.id, Sen, 01/2/16] Unit Pandu Lingkungan Mahasiswa Pencinta Alam (UPL MPA) Universitas Jenderal Soedirman, Selasa (26/1) menyelenggarakan upacara penutupan Pendidikan Dasar XXXII yang bertempat di Pantai Tegal Katilayu, Cilacap. Operasional Pendidikan Dasar (Diksar) ini di mulai pada tanggal 18-26 Januari 2016. Diksar ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan ilmu-ilmu dasar kepencintaalaman kepada siswa pendidikan dasar XXXII UPL MPA UNSOED dengan harapan mampu menjadi contoh yang baik di dalam lingkungan, baik alam ataupun masyarakat, ikut serta dalam kegiatan SAR di daerah bencana, konservasi, navigasi darat, dan yang paling penting yaitu mampu menanamkan Tri Darma Perguruan Tinggi. Berikut nama siswa Pendidikan Dasar XXXII :
1.    Agus Priya Utomo                                   (Fakultas Ekonomi dan Bisnis)
2.    Alwan Ramdhi Nurwahyudin                     (Fakultas Ekonomi dan Bisnis)
3.    Andi Pramono                                         (Fakultas Peternakan)
4.    Irhas Hadi Sanjaya                                  (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan)
5.    Lazuardy Abdurrahman Wahid                 (Fakultas Pertanian)
6.    Muhammad Wilujeng Giat Budi Daya       (Fakultas Peternakan)
7.    Miswanto                                              (Fakultas Ekonomi dan Bisnis)
8.    Moh Syahril                                          (Fakultas Ekonomi dan Bisnis)
9.    Mohammad Khoerul Anam                    (Fakultas Biologi)
10.    Najib Amrullah                                    (Fakultas Peternakan)
11.    Ristu Gita Nugraha                              (Fakultas Ekonomi dan Bisnis)
12.    Wira Dhyaksa Pradana                       (Fakultas Biologi)
Upacara pembukaan Pendidikan Dasar dilaksanakan pada hari Senin (18 Januari 2016), bertempat di lapangan pusat administrasi UNSOED. Prof.Dr.Hibnu Nugroho, S.H.,M.H. selaku Pembina UPL MPA UNSOED sebagai inspektur upacara. 
Persiapan berupa latihan fisik rutin dilakukan dua kali seminggu oleh siswa pendidikan dasar XXXII UPL MPA UNSOED guna menunjang kekuatan fisik sebelum operasional Diksar. Selain longmarch, siswa Pendidikan Dasar UPL MPA UNSOED telah di bekali ilmu berupa materi dan praktik. Materi yang di maksud berupa materi-materi dasar kepencintaalaman, dan praktik berupa praktik SAR yang dilaksanakan di daerah Windusari, praktik tebing yang dilaksanakan di daerah Dharmakradenan (Tebing Mromong), susur goa yang dilaksanakan di daerah Dharmakradenan dan praktik penjelajahan Rawa Laut yang dilaksanakan di daerah Jeruk Legi, Cilacap.
Upacara penutupan Diksar XXXII UPL MPA UNSOED  di mulai pada pukul 20:00 WIB. Sebelum mengikuti upacara penutupan, 12 siswa Pendidikan Dasar XXXII UPL MPA UNSOED telah di kukuhkan oleh Teguh Susetyo selaku Komandan Operasional, Septian Heri Saputra selaku Komandan Pendidikan Dasar, dan Mftah Ma’ruf Nur selaku Ketua Umum UPL MPA UNSOED. Selamat datang Anggota Muda  Eks Diksar di keluarga besar UPL MPA UNSOED. Mari bergabung dan berproses bersama. HELLO GENK!!!
Maju Terus Pantang Menyerah!

UNSOED Sosialisasikan SNMPTN 2016 Via Radio Mitra FM Purwokerto

[unsoed.ac.id, Jum, 29/01/16] Agar masyarakat memahami lebih detail mengenai mekanisme penerimaan mahasiswa baru jalur SNMPTN 2016, Universitas Jenderal Soedirman kembali melakukan sosialisasi melalui media massa, kali ini dengan menggandeng radio Mitra FM Purwokerto. Sebagai narasumber Dra. Krisnhoe  Maya Woelandari, MM selaku Kepala Biro Administrasi, Akademik dan Kemahasiswaan (AAK) didampingi Kepala Sub Bagian Humas & Protokoler Unsoed Betha Swandani, S.Sos.  Acara dimulai pukul 14.00 sampai dengan 15.00 wib dalam program spesial talkshow Mitra FM.
Mengawali dialog, Dra. Krisnhoe Maya Woelandari, MM yang biasa disapa Bu Maya menjelaskan bahwa siswa yang berhak mengikuti SNMPTN 2016 adalah siswa SMA/MA, SMK kelas terakhir pada tahun 2016. Bu Maya mengatakan, secara umum SNMPTN 2016 memiliki alur yang sama dengan tahun lalu yaitu dengan sistem seleksi tanpa Tes berbasis pada prestasi akademik yang dicapai oleh siswa SMA, MA, SMK/MAK dari Semester 1(satu) – 5(lima). Selain itu  siswa juga harus mempunyai Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan tercantum/terdaftar PDSS secara online.  Sedangkan bagi sekolah yang siswanya akan mengikuti SNMPTN harus mempunyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN).

“Proses tahapan pengisian PDSS dimulai (18 Januari – 20 Februari 2016) melalui http://pdss.snmptn.ac.id dan pendaftaran dimulai (29 Februari - 12 Maret 2016) secara online melalui http://snmptn.ac.id  setelah siswa terdaftar dalam PDSS dan memiliki NISN serta sekolah memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN),” ungkap beliau. Terkait dengan PTN yang diminati, setiap siswa pelamar dapat memilih sebanyak-banyaknya 2 PTN di mana salah satunya harus berada di provinsi yang sama dengan sekolah/madrasah asal siswa tersebut. Sedangkan bila memilih 1 PTN saja, maka PTN yang dipilih dapat berada di provinsi manapun.  Berkenaan dengan program studi,  siswa dapat memilih sebanyak-banyaknya 3 (tiga) program studi dengan ketentuan satu PTN maksimal 2 (dua) program studi, di mana urutan pilihan dan program studi menggambarkan prioritas pilihan. Bu Maya menambahkan untuk siswa yang mendaftar pada program studi keolahragaan dan seni wajib mengunggah portofolio dan dokumen bukti keterampilan yang telah disahkan oleh Kepala Sekolah menggunakan pedoman yang dapat diunduh pada laman http://www.snmptn.ac.id.
Sebagai informasi, biaya SNMPTN ditanggung Pemerintah, sehingga Siswa Pendaftar tidak dikenai biaya pendaftaran dan seleksi. Selain itu, bagi pendaftar yang berasal dari keluarga yang kurang mampu, maka dapat dapat mengajukan bantuan biaya pendidikan yang pendaftarannya dilakukan melalui laman http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id.. 
Dialog interaktif berlangsung menarik dengan banyaknya pertanyaan dari masyarakat berkaitan proses pengisian PDSS, mekanisme pendaftaran, program studi favorit sampai dengan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi.
Maju Terus Pantang Menyerah ! (Fy)

Pages

Subscribe to Berita UNSOED

Newsletter

Jangan mau ketinggalan berita yang menarik dan update! Pastikan untuk bergabung dengan kami.

Jl. HR Boenyamin 708 Purwokerto 53122.

EMAIL DAN SOSIAL MEDIA