Test RSS

Akademisi FISIP UNSOED Paparkan Strategi Pemberdayaan Masyarakat Desa di Konferensi Internasional Sekolah Pasca Sarjana UGM

[unsoed.ac.id, Rab, 26/11/14] Penguatan kelembagaan secara integral hendaknya menjadi strategi pemberdayaan masyarakat desa sebagai rangkaian proses menuju kemandirian ekonomi masyarakat. Demikianlah pokok pikiran yang disampaikan Drs. Bambang Suswanto, M.Si, Ahmad Sabiq, SIP. MA dan Adhi Iman Sulaiman, SIP. M.Si dalam International Graduate Student and Scholars Conference on Indonesia (IGSSCI) yang diselenggarakan oleh Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada pada 19-20 November 2014.  Konferensi Internasional ini adalah salah satu program tahunan Sekolah Pascasarjana UGM yang  menghadirkan akademisi dari berbagai negara. Konferensi yang bersifat interdisiplin keilmuan ini mengambil tema : Science, Spirituality and Local Wisdom: Interdisciplinary Approaches to Current Global Issues.

Tim FISIP Unsoed memaparkan makalahnya dalam sesi panel “Local Empowerment and Village Resilience” yang dimoderatori oleh  Kelly Swazey, Ph.D, Visiting Professor pada Fakultas Ilmu Budaya UGM. Dalam paparannya tim FISIP UNSOED menyampaikan bahwa penguatan kelembagaan terhadap kelompok-kelompok usaha yang ada di desa semestinya dilakukan dengan mencakup empat aras yakni penguatan secara internal, eksternal, finansial dan sosial kultural.  Secara internal perlu ada pembenahan organisasional pada kelompok-kelompok usaha yang ada. Secara eksternal, perlu ada penguatan jaringan dan kemitraan serta perluasan akses pemasaran. Dari sisi finansial, kelompok usaha perlu mengembangkan kemandirian pendanaan melalui iuran, simpan pinjam dan juga melalui pengembangan koperasi yang ada di desa. Terakhir, hal yang tak boleh dilupakan dalam melakukan penguatan kelembagaan adalah penguatan secara sosial kultural melalui edukasi dan pendekatan humanistik terhadap masyarakat pada umumnya dan kelompok usaha khususnya dalam rangka menumbuhkan sikap mental yang lebih mandiri, kreatif dan inovatif.

Maju Terus Pantang Menyerah!

INDIGENUS : Menggiatkan Dahwah Dengan Bungkus Seni Ala UKMI Biologi

[unsoed.ac.id, Sel, 25/11/14] Untuk kesekian kalinya UKMI Fabio Unsoed  menggelar perhelatan besar, adalah INDIGENUS (Inovasi dan Kreasi Generasi Muslim) yang digelar Minggu 23 November 2014. Kegiatan diisi dengan serangkaian kompetisi mulai dai muda higga kaligrafi.  Selain itu juga terdapat berbagai lomba yang digelar secara online yaitu lomba essay, cerita pendek, penulisan puisi dan komik strip. Mengambil tema “Semangat Juang Generasi Muda” event bertaraf nasional ini mengundang banyak peminat dari siswa SMA atau sederajat dari berbagai penjuru tanah air. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mencari bakat-bakat seni, kreativitas dan inovasi generasi muda khususnya muslim. Selain itu kegiatan ini sekaligus sebagai wahana mendekatkan Fakultas Biologi kepada khalayak khususnya calon mahasiswa.

Salah satu panitia ditemui usai kegiatan berharap bahwa gelaran ini diharapkan dapat menjadi ladang penyemangat generasi muda, pendongkrak kreatifitas dan inovasi pemuda pemudi Indonesia. “Melalui dakwah yang disampaikan oleh para dai muda diharapkan dapat menginspirasi dan memotivasi seluruh penonton dan panitia” tegasnya.

Agenda besar tahunan UKMI ini kali diikuti oleh 12 peserta Dai Muda dan 7 kelompok peserta kaligrafi yang semuanya anak SMA. Sedangkan jumlah karya lomba online yang telah masuk ke email sebanyak 37 puisi, 38 cerpen, 20 essay dan 4 komik strip. Gelaran dai muda menjadi salah satu bintang dalam INDIGENUS kali ini. “Berikan aku 10 Pemuda maka dunia ini akan bergetar- Soekarno. Pemuda menjadi asset berharga negeri ini yang harus diselamatkan dari kebodohan, kemalasan, kekerasan dan digerakkan semangatnya agar bisa menjadi agen perubahan negeri ini dari segala permasalahan” ucap salah satu peserta Dai muda yang tampil di atas panggung.

Sesuatu yang menarik juga terlihat dalam gelaran lomba kaligrafi. Satu yang special pada kompetisi kali ini adalah bahan penyusunan kaligrafi adalah dengan memanfaatkan barang-barang bekas. Hal ini menjadi perpaduan yang menarik antara nuansa dakwah dan kraetivitas dalam pemanfaatan barang-barang bekas.  

Maju Terus Pantang Menyerah ! (UKMI)

Kuliah Umum : Jelang AFTA, Mandarin Menjadi Bahasa Korporat

[unsoed.ac.id, Sel, 25/11/14] Bertempat di Gedung Budaya kampus Karangwangkal, Sabtu 23 November 2014, Program Studi Bahasa Mandarin mengadakan Kuliah Umum sebagai  pengayaan mata kuliah Kepariwisataan. Mahasiswa Prodi Bhs Mandarin dari angkatan pertama sampai angkatan yang terakhir nampak antusias mengikuti kegiatan ini. Ketua prodi D3 Bhs Mandarin Dyah Tjaturini,M.Si dan beberapa dosen turut menghadiri acara ini hingga selesai.

Sambutan Ibu Kaprodi mengutarakan tentang upaya peningkatan kualitas kompetensi mahasiswa. Kuliah umum ini sebagai wahana untuk membuka wawasan sekaligus memberikan gambaran riil tentang peluang-peluang yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa D3 Mandarin. Pembicara pada kesempatan ini adalah  Silvana Latumeten, Ground Instructor di Training Center di perusahaan penerbangan Garuda Indonesia.

Pembicara memaparkan tentang arus globalisasi melanda berbagai belahan dunia. Persaingan antar negara semakin ketat, demikian pula terjadi pada perusahaan yang bergerak di bisnis penerbangan. Situasi dan kondisi ini menuntut kita semua untuk membenahi diri  agar mampu memenangkan persaingan.  Penguasaan bahasa asing, seperti bahasa Mandarin, memberikan peluang kerja yang sangat mendukung untuk dunia bisnis penerbangan. Khususnya dalam menghadapi Open Market ASEAN 2015 yang sudah sangat dekat waktunya.

Semua perusahaan berekspansi untuk memenangkan persaingan. Bahasa asing (Mandarin) berpeluang menjadi bahasa korporat yang dapat menjembatani pengembangan korporasi tingkat ASEAN. Penguasaan bahasa Mandarin yang baik dan benar menjadi prasyarat mutlak yang diperlukan untuk menunjang profesionalisme sumber daya manusia bangsa Indonesia dalam memenangkan persaingan tersebut. Oleh karena itu mahasiswa mandarin harus percaya diri dan tetap semangat bahwa masih banyak peluang untuk berkarya.

Maju Terus Pantang Menyerah!(ii)

Tingkatan Kajian Ketahanan Pangan Fakultas Biologi Datangkan Ahli Mutasi Genetika

[unsoed.ac.id, Sen, 24/11/14] Kecepatan laju pertumbuhan penduduk tidak diikuti dengan kecepatan pertambambahan bahan pangan. Fenomena inilah yang menjadi ancaman serius terhadap ketahanan pangan. Berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatan ketahan pangan , salah satu yang ditawarkan oleh biolog adalah mutasi genetik.  Hal tersebut dipaparkan oleh Prof. Dr. Ir. Estri Laras Arumingtyas, M.Sc. dihadapan ratusan mahasiswa Fakultas Biologi Unsoed. Gelaran yang bertajuk kuliah umum ini dilaksanakan pada 22 November 2014. Hadir dalam acara ini dekan dan jajaran pimpinan, staf dosen dan ratusan mahasiswa kampus biru. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengupdate perkembangan ilmu pengetahuan terkini. Selain itu kehadiran guru besar Universitas Brawijaya ini diharapkan mampu meningkatkan iklim akademis Fakultas Biologi.

Dekan Fakultas Biologi Unsoed Dra. Yulia Sistina, M.Sc.Stud., Ph.D. dalam sambutan awalnya mengemukakan bahwa kuliah umum adalah salah satu komitmen fakultas untuk memberikan nuansa berbeda dalam penambahan wawasan keilmuan mahasiswa. “Kehadiran para peneliti dan praktisi dalam kegiatan ini akan memperpendek gap keilmuan dengan dunia luar.” Jelas beliau. Lebih dalam beliau berharap bahwa kehadiran guru besar bidang genetika ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mengkaji dan mentransfer ilmunya kepada mahasiswa biologi.

Dalam paparan yang berjudul Mutasi gen salah satu cara mencapai food secure Bu Esti begitu biasa disapa mengemukakan bahwa dalam sepuluh tahun terakhir peningkatan bahan pangan tidak lebih dari 10.000 ton sedangkan pertambahan penduduk hampir mencapai 50 juta. “Data world food programe (WFP) tahun 2011 menunjukkan bahwa angka kelaparan di negara kita adalah 10-19 %. Hal ini berarti bahwa dari hampir 250 juta penduduk diantaranya 19 persen masih kelaparan” kata beliau. Angka ini akan terus meningkat jika kita tidak melakukan langkah-langkah strategis untuk menuju ketahanan pangan. “Salah satu teknologi yang dapat kita tawarkan untuk meningkatkan produksi pangan adalah mutasi genetik” imbuhnya.

Penggunaaan rekayasa gentika ini selaras dengan kebijakan pembangunan pangan oleh pemerintah yang dicantumkan dalam kegiatan operasional kunci yang dilakukan untuk menjamin dan meningkatkan ketersediaan pangan. “ salah satunya adalah peningkatan produksi dan produktivitas melalui perbaikan genetik & teknologi budidaya” kata doktor yang pernah mengenyam pendidikan di Australia ini. Namun demikian penggunaan metode ini masih menuai pro kontra. Beberapa pendapat negatif dalam teknologi ini adalah produk tanaman dari teknologi ini dapat menghasilkan allergens dan toxins pada makanan, penyerbukan silang tanpa sengaja, ketahanan terhadap antibiotik dan terbentuk gulma "super"  dan ancaman lingkungan lain. “Sisi positif teknologi ini adalah peningkatan ketahanan hama dan penyakit, penumbuhan bahan makanan pada iklim yang ‘keras’, peningkatan suplai makanan, peningkatan nilai nutrisi dan berguna dalam pembuatan obat” jelasnya.

Isu ketersediaan pangan masa depan memang menjadi topik hangat disetiap pertemuan kepala negara. Ketahanan pangan menjadi salah satu kajian oleh banyak peneliti, Fakultas Biologi salah satunya. Komitmen untuk terus mengembangkan potensi spesies indigenues tertuang jelas dalam visi kampus biru ini. Hal ini diharapkan menjadi suntikan semangat bagi civitas akademika Fakultas Biologi untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat khususnya penyediaan bahan pangan yang berkualitas.

Maju Terus Pantang Menyerah ! (ES)

 

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Peringati Hari Ikan Nasional 2014

[unsoed.ac.id, Sen, 24/11/14] Dalam rangka memperingati hari ikan Nasional yang jatuh pada tanggal 21 November 2014 Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan menggelar talkshow mengoptimalkan penanganan produk perikanan, Sabtu (22/11). Tema yang diangkat yaitu Cerdas Rakyatku, Jaya Perikananku”, dengan narasumber  Dr. Rifda Naufalin, SP, MP selaku Dosen Pertanian UNSOED dan Sytrisno Selaku Kasubag Perikanan Kabupaten Banyumas. Pada acara acara talkshow ini dihadiri oleh para Dosen serta para mahasiswa.

Dr. Ir Isdy Sulistyo, DEA selaku Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan yang dalam pembukaanya menyampaikan bahwa dengan acara talkshow ini diharapkan menumbuhkan peran serta terhadap prokuksi perikanan dan meningkatkan tingkat konsumsi ikan yang cukup rendah di kabupaten Banyumas serta sebagai penunjang konsumsi kandungan protein – protein dan omega 3 yang terdapat di daging ikan.

Pada talkshow narasumber menyampaikan tentang mengoptimalkan penanganan produk perikanan dengan mempromosikan produksi lokal dalam mewujudkan kedaulatan, kemandirian dan ketahanan pangan nasional serta mendorong peningkatan konsumsi ikan melalui peningkatan kesadaran nilai gizi yang terkandung pada ikan kemudian untuk peran strategis dari gema Ikan (Gerakan Makan Ikan) meliputi sebagai peningkatan produksi perikanan akan meningkatkan kesejahteraan ekonomi pada masyarakat pembudidaya dan sebagai pendorong kualitas sumber daya manusia melalui nilai gizi yang terkandung pada ikan.  

Peringatan hari ikan nasional ini juga diisi dengan perlombaan – perlombaan yang meliputi lomba olahan ikan yang diikuti oleh peserta Persatuan Dharma Wanita / Ibu PKK, lomba mewarnai dan menggambar bagi siswa Taman Kanak – Kanak.

Maju Terus Pantang Menyerah!

 

BEM UNSOED Menggelar Soedirman Career and Education Fair (SOCEF)

SOCEF unsoed

[unsoed.ac.id, Sen, 24/11/14] Bertempat di Gedung Soemardjito UNSOED, sabtu (22/11) diadakan acara Soedirman Career and Education Fair (SOCEF). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Ekskutif Mahasiswa (BEM) UNSOED bekerjasama dengan Ikatan Allumni Pasca Sarjana UNSOED. Acara ini digelar dalam rangka memfasilitasi mahasiswa, alumni dan fresh graduate terkait perihal pekerjaan, beasiswa dan studi lanjut. Acara ini juga diharapkan dapay membantu lembaga atau perusahan untuk mendapat branding yang lebih baik dalam promosinya. Sehingga nantinya akan memberi kemudahan dalam rekrutmen tenaga kerja.

Ketua Alumni Pasca Sarjana UNSOED, Drs. Slamet Risyanto M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara ini merupakan bukti pemanfaatan UNSOED. Sebagai perguruan tinggi, harus dapat berguna bagi masyarakat. Baik civitas akademika, masyarakat pengguna ataupun masyarakat di sekitar UNSOED. Lebih lanjut lagi beliau menegaskan bahwa dengan acara ini artinya UNSOED tidak hanya menyiapkan calon lulusan yang berkualitas, tapi juga memberikan gambaran terhadap dunia kerja.

Dalam kegiatan kali ini diadakan juga Talk Show yang bertema “Kiprah Alumni UNSOED dalam Bidang Pekerjaan dan Pendidikan. Adapun yang bertindak sebagai pembicara adalah Prof. Bambang Agus Pramuka (Presiden Direktur I Pasca Sarjana UNSOED), Dr.rer.nat. Erwin Riyanto Ardli (Assisten Direktur International Relation Office) dan Maruto Umar Basuki, SE., M.Si. (Alumni Unsoed).

Maju Terus Pantang Menyerah!

Menwa UNSOED Isi Program di Banyumas TV

[unsoed.ac.id, Sen, 24/11/14] Kemitraan Universitas Jenderal Soedirman/UNSOED dengan Banyumas Televisi/BMS TV terus terjalin, kali ini UKM Resimen Mahasiswa/Menwa UNSOED mengisi program acara Dialog Interaktif BMS TV, Juma’t (21/11). Acara dengan durasi 1 jam, dimulai pukul 19.00-20.00 WIB. Sebagai narasumber Jabbar Bayuna, S.Sos (Komandan Batalyon 904/Kalayudha), Dimas Bayunegara (Kasi V /Humas dan Teritorial) dan Iin Lusi Vitasari (Wakil Kepala Kesekretariatan).

Mengawali dialog Jabbar Bayuna, S.Sos (Komandan Batalyon 904/Kalayudha), disampaikan tentang sejarah awal berdirinya Menwa Mahadipa Batalyon 904/Kalayuda yang terletak diwilayah Korem 071/Wijayakusuma pada awalnya mempunyai nama Resimen Mahapura yang dibentuk oleh Pangdam IV Diponegoro. Lebih lanjut diuraikan tentang tujuan, tugas pokok dan fungsi Menwa Indonesia. Mengakhiri dialog disampaikan syarat menjadi anggota Menwa UNSOED, program kegiatan Menwa UNSOED yang antara lain Program Pelatihan Berjenjang dan Pendidikan Khusus serta kegiatan lain(seperti pengaman wisuda, petugas Upacara, Paskibra, latihan menembak, pelayaran kebangsaan dan lain-lain).

Maju Terus Pantang Menyerah!

Program Studi Matematika Gelar Seminar Nasional Ulas Tentang Matematika dan Aplikasinya

[unsoed.ac.id, Sen, 24/11/14] “Seeing the World with Mathematics and Statistics”, merupakan tema dalam Seminar Nasional Matematika dan Aplikasinya yang dilaksanakan oleh Program Studi Matematika Fakultas MIPA Universitas Jenderal Soedirman/UNSOED, Sabtu (22/11). Kegiatan ini merupakan upaya dari program studi matematika dalam menyebarluaskan informasi ilmiah yang dihasilkan dari disiplin ilmu matematika murni, matematika terapan, matematika pendidikan dan statistika. Diharapkan melalui seminar ini agar hasil-hasil riset dapat dimanfaatkan secara optimal baik oleh kalangan akademisi maupun masyarakat luas. Hal ini disampaikan oleh  Ir. Budi Pratikno, M.Stat.Sci.,Ph.D dalam laporannya.

Kegiatan dibuka oleh Dekan Fakultas MIPA Drs. Sunardi M.Si. Dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya seminar dan berharap kedepan dapat diselanggarakan secara rutin.

Kegiatan seminar utama bertempat di Auditorium Fakultas Pertanian UNSOED, dengan narasumber Dr. Abdel Salhi (Head of Departement Mathematics Science Essex University UK), Dr. Norma Alias (Applied Of Mathematics UTM Malaysia), Drs. Kresnayana Yahya, M.Sc (Statistika Terapan ITS Surabaya) dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Banyumas. Sedangkan untuk seminar pararel bertempat di Jurusan MIPA UNSOED yang terbagi dalam 4 kelompok yaitu Matematika Murni&Aljabar, Matematika Terapan, Pendidikan Matematika dan Statistika.

Kegiatan diikuti oleh 139 peserta yang terdiri dari 28 pemakalah dan 111 non pemakalah. Pemakalah yang hadir dari UNSOED, UGM, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, UPI Bandung, Universitas Negeri Singaperbangsa Karawang, Universitas Jambi, UMP Purwokerto, UAD Yogyakarta dan SMAN 5 Purwokerto.

Maju Terus Pantang Menyerah!

Ribuan Orang Bersholawat di UNSOED

[unsoed.ac.id, Sab,22/11/14] Ribuan orang memadati Lapangan Kantor Pusat UNSOED Sejak Jum’at sore (21/11) hingga malam.  Selain datang dari sekitar UNSOED dan Banyumas, mereka juga hadir dari berbagai kota.  Sebagian besar berpakaian putih dan sebagian lagi membawa atribut syeikhermania.  Para peserta duduk berbaris rapi dan melantunkan sholawat bersama untuk kebaikan bersama dan kebaikan , keselamatan, serta kemajuan UNSOED.  UNSOED Bersholawat memang menjadi penutup rangkaian Dies Natalis ke-51 UNSOED.  Habib Syeikh bin Abdul Qadir Assegaf, ulama yang teduh dan kharismatis hadir ke UNSOED dan memimpin acara UNSOED Bersholawat ini bersama ribuan jamaahnya.  Selain pejabat UNSOED, hadir pula Komandan Korem 071 Wijayakusuma, Bupati Banyumas, Dandim Purwokerto, Kapolres Purwokerto dan para Kiyai dari berbagai tempat. 

Di usianya yang ke-51 ini, UNSOED berharap dapat terus meneguhkan perannya di masyarakat.  Hal ini sebagaimana disampaikan Rektor, Dr.Ir.H Achmad Iqbal, M.Si dalam sambutannya.  “Kami berharap dan mohon do’a kepada hadirin sekalian, khususnya kepada Habib Seyikh bin Abdul Qadir Assegaf untuk memimpin do’a ini agar UNSOED dapat meningkat terus perannya di masyarakat,” ungkapnya.  Bupati Banyumas pada kesempatan ini juga mendapat kesempatan berbicara langsung kepada masyarakatnya, begitu juga Danrem, Dandim, dan Kapolres.  Semuanya mengajak bersama-sama membangun bangsa dalam kebersamaan yang kokoh.

Sebelum memimpin acara sholawat Habib Syeikh bin Abdul Qadir Assegaf menyampaikan kepada hadirin sebagai warga negara yang baik untuk berdo’a demi kesejahteraan bangsa.  “Kita sebagai seorang muslim memiliki do’a yangdapat kita panjatkand emi kebaikan bersama,” jelasnya.  Sebelumnya Habib juga diterima Rektor dan Para Wakil Rektor di Rektorat dan memimpin do’a bersama di Rumah Dinas Rektor.

Meskipun diikuti ribuan orang, acara UNSOED Bersholawat berjalan lancar dan khidmat hinggai usai.  Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan ini begitu juga para Pejabat UNSOED yang pagi harinya baru saja dilantik mengikuti kegiatan ini hingga Usai.  Semoga keberkahan selalu menaungi UNSOED.  Maju Terus Pantang Menyerah !

FEB Gelar Seminar Nasional Call for Paper Sustainable Competitive Advantage 4

[unsoed.ac.id, Jum, 21/11/14] Dalam rangka menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA 2015), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNSOED mengadakan Seminar Nasional Call for Paper Sustainable Competitive Advantage 4 dengan tema “Strategi UMKM dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015”. Rabu (19/11) di Gedung Roedhiro. Pada seminar ini menghadirkan pembicara Dr Hendra Lesmana, MM, M.Si selaku Ketua Kehormatan Himpunan Kawasan Industri Indonesia / Direktur Bekasi Fajar Industrial Estate dan Prof. Christantinus Dwiatmadja, ME, Ph.D selaku Guru Besar Universitas Kristen Satya Wacana, serta pada acara seminar ini dihadiri oleh Pembantu Dekan 1 FEB, Para Dosen dan Mahasiswa FEB.

Dr. Wiwiek Rabiatul Adawiyah, BA.MS.c, Ph.D selaku Pembantu Dekan 1 FEB yang dalam pembukaanya menyampaikan dalam seminar nasional ini bertujuan untuk mempersiapkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja serta menghadapi masyarakat ekonomi asean 2015. Kemudian dalam MEA 2015 ini diharapkan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan meliputi kawasan asean dapat menjadi tempat investasi dan  penciptakan skill, kawasan asean diharapkan memiliki skill secara global serta menjadikan usaha kecil dan menengah memiliki daya saing baik kompetisi maupun kreatifitas.

Pada pembicara yang pertama Dr Hendra Lesmana, MM, M.Si memaparkan Strategi UMKM dalam menghadapi MEA 2015 dengan mendukung program globalisasi usaha kecil menengah dengan mencari pasar baru diluar negeri, meningkatkan promosi perdagangan, mendorong spesialisasi dalam memperluas pasar luar negeri, mendukung pencapaian standar international dan mendukung pengembangan Global Brand. Selanjutnya Prof. Christantinus Dwiatmadja, ME, Ph.D memaparkan masyarakat ekonomi Asean sebagai kekuatan ekonomi integratif untuk menjadikan kawasan yang stabil, makmur dan berdaya saing tinggi yang berfokus pada pada sektor barang, jasa, investasi, tenaga ahli dan modal. Selanjutnya pada strategi peningkatan daya saing UMKM indonesia dari segi kapasitas, proses identifikasi usaha kecil menengah yang berpotensial dan penajaman terhadap produk unggulan berorentasi ekspor.

Maju Terus Pantang Menyerah!

Pages

Subscribe to Test RSS

Newsletter

Jangan mau ketinggalan berita yang menarik dan update! Pastikan untuk bergabung dengan kami.

Jl. HR Boenyamin 708 Purwokerto 53122.

EMAIL DAN SOSIAL MEDIA