Skip to main content

Rakor Pengembangan Posdaya

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat mempunyai komitmen untuk mendukung Universitas bahwa UNSOED harus bermanfaat bagi masyarakat, artinya semua produk yang dihasilkan oleh mahaisiswa, dosen harus dinikmati oleh masyarakat.  Baik dalam bidang pendidikan, penelitian maupun pengabdian pada masyarakat  salah satu nya  melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN). kKN tematik yang dikembangkan mulai tahun 2008 yaitu Posdaya merupakan  produk yang  dikembangkan oleh UNSOED bersama Yayasan Damandiri. Pada awalnya hanya ada 20 Posdaya namun  Tahun 2011 ini sudah ada 300 posdaya yang telah tersebar di beberapa kabupaten. Dalam Posdaya.  telah mencakup 4 (empat) pilar yaitu kesehatan, pendidikan, ekonomi (kewirausahaan) dan lingkungan. Sebetulnya Posdaya ini telah dikembangkan oleh beberapa Perguruan Tinggi namun untuk UNSOED melalui Kuliah Kerja Nyata yang hingga sekarang ini telah diadopsi oleh 80 (delapan puluh) Perguruan Tinggi baik negeri maupun swasta,. Hari ini Selasa 22 Nopember 2011 di LPPM UNSOED   diadakan Rapat Koordinasi Pengembangan Posdaya di Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada  Masyarakat yang diikuti 15 Peguruan Tinggi se Barlingmascakep, demikian tadi sambutan Ketua LPPM UNSOED Prof.Ir. Totok Agung, Ph.D. harapan rapat ini adalah bersama sama dapat mengembangkan KKN Tematik Posdaya di daerah Jawa Tengah Bagian Selatan, Barat serta Ciamis.

Dr. Subijakto Tjakra Werdaja Sekretaris Yayasan Damandiri mengatakan dalam Rapat Koordinasi Posdaya bahwa Podaya adalah sebuah forum gotong royong masyarakata untuk memperkuat fungsi keluarga, yang bertujuan mewujudkan keluarga cerdas, mandiri dan sejahtera. Pengembangan posdaya ditujukan pada kelompok masyarakat yang sudah ada seperti posyandu, UPPKS, Koperasi, Majeiis Taklim, Karang Taruna, dasa wisma. Program yang di kembangkan kali ini adalah bidang ekonomi harapannya jika pilar yang satu ini telah kuat akan mendukung pilar pilar yang lain seperti pendidikan, lingkungan dan kesehatan. Penekanan posdaya pada pilar ekonomi  (kewirausahaan) melalui berkoperasi. Karena koperasi merupakan usaha mikro memerlukan kerjasama untuk peningkatan efisiensi dan daya saing, semangat gotong royong perlu direvitalisasi, sebagai bahan usaha dan gerakan ekonomi rakyat. Koperasi berfungsi pemberdayaan dan perlindungan mudah diakses, menciptakan skala ekonomi yang besar, mewujudkan kerjasama usaha yang efisien dan membagi resiko bersama (tanggung renteng), menetapkan jaminan pasar dan menciptakan gagasan kreasi, inovatif. Koperasi dapat memberikan nilai tambah secara ekonomi bagi anggotanya dapat meningkatkan produktivitas dan daya saingnya,. Serta meningkatkan dan menambah kepercayaan dan peran serta dari anggota kepada koperasi, yang akhirnya meningkatkan efisiensi dan daya saing berkoperasi.

Nampaknya acara ini sangat diminati oleh para Ketua/Sekretaris/Pengurus LPPM maupun Lembaga Pengabdian Masyarakat dari Perguruan Tinggi sebagai peserta untuk mensosialisasikan program KKN Tematik Posdaya yang diselenggarakan oleh masing masing pihak agar mencapai sasaran.(endang)