Test RSS

Berdayakan Pemilih Pilkada Kebumen, Jangan Pernah Menunggu ‘Wangsit’

[unsoed.ac.id, Jum, 22/5/15] Salah satu ciri pemilih yang berkualitas adalah tidak akan mengkompromikan pilihannya dalam pemilu dengan tawaran-tawaran yang bersifat material. Sehingga salah satu hal yang perlu disosialisasikan kepada pemilih adalah jangan pernah menunggu ‘wangsit’. Demikian salah satu poin hasil diskusi Forum Diskusi Politik “Menuju Pilkada Kebumen 2015 Yang Berkualitas” yang diselenggarakan di KPRI “HOLOPIS” Kebumen pada Kamis (7/5). ‘Wangsit’ adalah idiom yang tumbuh di masyarakat dalam membahasakan praktek politik uang. Bukan dalam artian ilham atau inspirasi, akan tetapi kepanjangan dari “uwang ndisit” (uang dahulu- red). Maksudnya  pemilih menunggu adanya pihak yang memberi uang dahulu sebelum mereka menuju ke bilik pemilihan.

Lebih tegas, Ahmad Sabiq, dosen FISIP UNSOED yang menjadi salah satu narasumber pada acara tersebut meminta agar para tokoh masyarakat tidak lagi mengedukasi masyarakat dengan himbauan-himbauan yang masih menoleransi kehadiran politik uang seperti “Terima uangnya, jangan pilih orangnya”.  Kata-kata ini harus diganti dengan redaksional perlawanan yang lebih keras terhadap politik uang: “Jangan terima uangnya dan jangan pilih orangnya”. Masyarakat perlu disadarkan bahwa politik uang bukanlah hal yang biasa. Ia adalah kejahatan yang ujung-ujungnya hanya akan menyuburkan praktek  korupsi para politisi.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kantor Kesbangpol Kabupaten Kebumen ini juga mengundang narasumber dari KPU dan Disdikpora dan  dihadiri oleh para tokoh masyarakat, tokoh agama dan kepala desa di tiga kecamatan ( Rowokele, Ayah dan Gombong).

Maju Terus Pantang Menyerah !

Kedokteran UNSOED Adakan Pelatihan PTBMMKI

[unsoed.ac.id, Jum, 22/5/15] Bertempat di Gedung A Lantai 2 Fakultas Kedokteran Unsoed, Jum’at, 15 Mei 2015 berlangsung Pelatihan Gabungan PTBMMKI (Perhimpunan Tim Bantuan Medis Mahasiswa Kedokteran Indonesia) Wilayah III. Acara yang diselenggarakan oleh UKM OSIPITAL FK Unsoed diikuti sebanyak 37 Peserta Berasal dari 9 Fakultas Kedokteran Universitas yang ada di Indonesia seperti FK UGM, FK UII, FK UMS, FK UNS, FK UNDIP, FK UNISULA, FK UNY UNIMUS dan FK UNSOED.

Kegiatan ini dihadiri KTU, Kasubbag Akademik dan Kemahasiswaan FK Unsoed dan Koordinator PTBMMKI Wilayah III. Hadir sebagai pembicara dr.Siswo Putranto Santoso,SpF, MH, Kes dari Universitas Kristen Indonesia Jakarta.

Dalam sambutannya sekaligus membuka acara KTU Endang Istanti SH, MM. menyampaikan bahwa pelatihan ini adalah bagaimana menyelamatkan diri/bertahan hidup dan sehat jika tersesat dihutan. Namun tersesat tidak saja dihutan bisa di daerah terpencil,pedesaan, di gunung atau tempat lain. “Maka ikutilah pelatihan ini sampai selesai dan dengan tekun, karena ilmu yang kalian peroleh akan bermanfaat dan diaplikasikan kepada masyarakat luas”, ungkapnya.

Maju Terus Pantang Menyerah!(Roni)

Pacu Kreativitas Mahasiswa, UNSOED Sosialisasikan PKM

[unsoed.ac.id, Jum, 22/5/15] Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang merupakan program Dikti yang diselenggarakan setiap tahun dan merupakan program Dikti yang sangat bergengsi. Bertempat di Gedung Rektorat Lantai I UNSOED, berlangsung kegiatan sosialisasi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2015. Kegiatan berlangsung selama 3 hari yaitu 21-23 Mei 2015. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah peserta/proposal PKM mahasiswa, meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk berpikir secara kritis dan analitis, mengembangkan budaya menulis. Hal ini disampaikan oleh Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Dra. Krisnhoe  Maya Woelandari, MM dalam laporannya. Beliau juga berharap dari tahun ketahun peningkatan jumlah mahasiswa penerima hibah PKM yang lolos selalu meningkat.

Kegiatan dibuka oleh Dr. Ir. V Prihananto, M.Si (Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni/WR III). Dalam sambutannya menyampaikan optimis bahwa generasi muda alumni Unsoed adalah orang-orang yang nantinya siap memimpin bangsa ini karena memiliki mental dan kemampuan akademik yang mumpuni. Didalam lembaga pendidikan tinggi, salah satu outputnya adalah lulusan yang harus memiliki 4 hal yaitu kemampuan dibidang akademik, ketrampilan didalam berpikir, kemampuan dibidang manajemen, dan kemampuan dalam komunikasi. “Dalam PKM akan membangun cara berpikir yang logis karena berbasis data yang objektif dan dalam PKM dituntut rasa kemandirian dan rasa tanggungjawab untuk menyelesaikan apa yang sudah direncanakan serta dituntut adanya komunikasi didalam tim”, ungkap WR III.

Sosialisai PKM ini diikuti oleh kurang lebih 578 mahasiswa yang merupakan perwakilan dari masing-masing Fakultas. Hadir sebagai narasumber pada hari pertama yaitu Nayla Alawiya SH, M.Hum (Dosen Fakultas Hukum), Ir. Mustafik, MP (Dosen Fakultas Pertanian), dan Dr. Saryono M.Kes, M.Kep (Dosen Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan). Dalam sosialisasi ini dipaparkan materi tentang “PKM 5 Bidang” yaitu PKM Penelitian (PKM-P), PKM Kewirausahaan (PKM-K), PKM Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM-M), PKM Penerapan Teknologi (PKM-T), dan PKM Karsa Cipta (PKM-KC).  Pada hari kedua Ir. Mustafik, MP (Dosen Fakultas Pertanian) menyampaikan materi tentang “Cara cerdas mendapatkan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)”, yaitu motivasi dan niat untuk berkarya, kuasai informasi, pahami pedoman PKM, konsultasi dengan dosen pendamping, bentuk tim work yang solid,  cari ide dan gagasan judul/tema dengan teknik ATM(Amati, Tiru, dan Modifikasi), dan buat proposal yang unik, menarik dan sistematis.  

Maju Terus Pantang Menyerah!

Desa Tenganan Bali Ajang Destinasi KKL Mahasiswa Sosiologi Fisip

[unsoed.ac.id, Kam, 21/5/15] Tenganan adalah desa yang mempunyai keunikan tersendiri di Bali, desa yang terletak cukup terpencil dan terletak di Kabupaten Karangasem. Desa ini sangatlah tradisional karena dapat bertahan dari arus perubahan jaman, gempuran budaya global dan derasnya pengaruh teknologi komunikasi. Walaupun sarana dan prasarana seperti listrik dll masuk ke Desa Tenganan ini, tetapi rumah dan adat tetap dipertahankan seperti aslinya yang tetap eksotik. Tiga balai desanya yang kusam dan rumah adat yang berderet yang sama persis satu dengan lainnya. Hal ini dikarenakan masyarakat Tenganan mempunyai peraturan adat desa yang sangat kuat, yang mereka sebut dengan awig-awig yang sudah mereka tulis sejak abad 11.

KKL (Kuliah Kerja Lapangan) Jurusan Sosiologi diikuti oleh sejumlah 80 mahasiswa angkatan 2012. Rombongan menggunakan 2 bus diberangkatkan Minggu 10 Mei 2015 dan direncanakan kembali ke Purwokerto sabtu 16 Mei 2015. Dosen pendamping sejumlah 4 orang yaitu, Dr. Joko Santoso, Soetji Lestari, M.Si, Dr. RiliWindiasih dan Dr. Hariyadi. Menurut Ketua rombongan Dr. Joko Santoso mahasiswa diajak untuk mengkaji sisi sosial masyarakat Tenganan. Apakah sistem adat yang sudah berusia  berabad-abad masih dapat bertahan ditengah dinamika modernisasi dan globalisasi. Kondisi sosial apa saja yang mampu memfilter hingga hukum adatnya masih tetap terjaga.

Laelatul Jannah mahasiswa sosiologi merasakan suasana desa yang aman dan damai, para penduduk desanya yang sangat ramah dan bersahabat. Kita dapat berkeliling areal desa tersebut dan menyaksikan aktivitas mereka sehari hari. Struktur bangunan ini saya dapat merasakan kebersamaan yang sangat kuat diantara penduduk didalamnya. Bayangkan dijaman seperti sekarang ini mereka masih memiliki kamar mandi umum yang berfungsi dengan sangat baik sampai saat ini. Diceritakan bahwa system jual beli barter juga masih sangat umum terjadi dan yang cukup mengesankan adalah peraturan untuk menikahkan anggota keluarga hanya dengan sesama penduduk Desa Tenganan itu sendiri. Dan pada saat ini kita dapat menyaksikan dan melihat tingkah laku dan adat budaya tradisional mereka yang amat kental. Maka pantaslah jika mereka disebut dengan sebutan Bali Aga (Asli).

Terus Pantang Menyerah !

UNSOED Rintis Kerjasama dengan PT. New Hope

[unsoed.ac.id, Rab, 20/5/15] Komitmen UNSOED untuk mengembangkan kemitraan berskala internasional terus meningkat. Bertempat di Ruang Rapat Senat UNSOED (Selasa, 19/5) berlangsung penandatanganan Memorandum of Agreement (MoU) antara UNSOED dengan PT. New Hope. Perlu diketahui bahwa PT. New Hope adalah perusahaan asing yang berpusat di China yang bergerak dalam bidang pakan ternak ayam. Mereka adalah perusahaan pakan ternak ayam yang menduduki urutan nomor tiga di dunia dan merek pertama pertanian China.

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Rektor UNSOED, Drs. Achmad Iqbal, M.Si., Dekan Fakultas Peternakan Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc.Agr., dengan Direktur PT New Hope, Yao Yong Jian. Perjanjian kerja sama ini meliputi pemberian beasiswa dan pemberian kesempatan magang kepada mahasiswa Fakultas Peternakan.

Dalam kesempatan yang sama Rektor UNSOED dalam sambutannya mengapresiasi kemitraan antara UNSOED dan PT New Hope. Beliau menyampaikan bahwa kerjasama ini akan sangat membantu mahasiswa untuk mengenal dunia kerja sedini mungkin, sehingga pada saatnya lulus nanti mereka akan menjadi pribadi yang siap bekerja, siap untuk berkarya dan siap untuk memajukan bangsa. “Kami berharap, kemitraan ini akan semakin meningkatkan peran dan partisipasi kedua belah pihak dalam berkontribusi mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus meningkatkan daya saing bangsa, khususnya melalui industri berkemajuan bebasis sumberdaya yang mumpuni dan berkarakter tangguh,” tambah beliau.

Maju terus pantang menyerah!

Study Tour SMK Pakis Aji Jepara Ke Fakultas Peternakan dan Ex Farm UNSOED

[unsoed.ac.id, Sel, 19/5/15] Bertempat di ruang seminar I lantai 3 Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Sudirman Rabu (13/5),  kedatangan tamu dari siswa SMK Pakis Aji Jepara beserta staf dan guru pembimbing SMK Pakis Haji diantaranya yaitu Bpk . Naroso Kajur SMK,Ibu Leni S Kejuruan,Bpk. Sujai Guru Mapel Agama, Ibu Sri Nuryanti, Ibu Sulistyaningsih,dkk berjumlah 7 orang pendamping, disambut langsung oleh Dekan Fakultas Peternakan Unsoed Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq M.Agr Sc beserta Wakil Dekan I bidang Akademik dan Wakil Dekan III bidang Kemahasiswaan dan kerjasama, Kepala jurusan, dan Ketua Ex-Farm fapet.

Dalam sambutannya Prof .Dr. Ir Akhmad Sodiq M.Agr,Sc selaku Dekan Fakultas Peternakan Unsoed, menyatakan bahwa fakultas peternakan mengucapkan banyak terimakasih atas kesempatan dan kunjungan ini dengan harapan bahwa kedepannya ini bisa berjalan terus, selian itu juga dekan menyampaikan bahwa dunia peternakan sekarang ini di Indonesia sudah ada 72 Fakultas dengan program studi peternakan yang berstatus negeri sedangkan swasta ada 74 fakultas. Hal utamanya adalah mengenai Akreditasi yang bergelar A di Indonesia Baru mencapai 25 persen. Fakultas Peternakan sendiri sekarang ini sudah menempati akreditasi A, dengan implikasi yang demikian maka untuk masuk ke jenjang perguruan tinggi akan semakin sulit bagi para siswa dikarenakan jumlah peserta yang mengikuti test masuk perguruan tinggi sekarang ini semakin banyak. Fapet Unsoed sendiri mengalami perkembangan yang drastis karena tahun sebelumnya jumlah mahasiswa baru yang akan masuk ke fakultas peternakan sudah mencapai lebih dari 1800 peminat sehingga melebihi kuota yang tersedia.

Selain itu persolan utama bagi mahasiswa baru sekarang ini ada beberapa hal yang masih menjadi kendalanya diantaranya, Pembiayaan Kuliah sendiri akan tetapi hal tersebut tidak perlu menjadi kegelisahan yang mendasar dikarenakan banyak nya bantuan pendidikan yang sekarang ditawarkan. Permasalah yang lain adalah biaya hidup selama menjadi mahasiswa ini juga bisa disiasati dengan semangat unutk berprestasi, sekarang sudah ada beasiswa bagi para mahasiswa yang berprestasi dengan prestasi mahasiswa bisa memperingan beban biaya, setidaknya demikian yang disampaikan oleh Dekan Fakultas Peternakan Unsoed.

Selain sambutan dari Dekan Fapet, Wakil Dekan I Ir. Endro Yuwono, MP juga memberikan masukan mengenai visi dan misi Fakultas Peternakan yang mengarahkan pada dunia pendidikan yang berteknologi maju sehingga mampu bersaing nantinya dan menghasilkan SDM yang Handal.sedangkan Wakil Dekan III bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr.Drh Muhamad Samsi, MP memberikan gambaran mengenai tujuan Fakultas Peternakan dalam mendidik dan mengarahkan pribadi mahasiswa melalui berbagi jenis kegiatan yang bersifat akademik.

Rencananya dari rangakaian agenda acara ini para SMK Pakis Aji juga berencana untuk mengunjungi BPTU Baturaden dan setelahnya meraka berencana untuk membina 11 Siswanya agar tetap tinggal di Fapet Unsoed untuk diberikan bimbingan dan pengenalan lebih lanjut mengenai berbagai dunia peternakan yang rencananya akan diselenggarakan tanggal 14 Mei 2015 di Ex- Farm Fapet unsoed.

Maju Terus Pantang Menyerah!(psifapet)

UNSOED Berjaya di POM RAYON III

[unsoed.ac.id, Rab, 13/5/15] Perhelatan Olahraga Rayon III jawa Tengah telah selesai dengan menempatkan Unsoed sebagai Juara Umum I, sedangkan UMP menempati peringkat II dan UNIKAL sebagai tuan rumah harus puas di urutan III. Ajang uji prestasi mahasiswa Rayon III yang diselenggarakan pada tanggal 7 – 9 Mei 2015 dengan mempertandingkan 9 cabang olahraga yang diikuti 50 Perguruan Tinggi negeri dan swasta benar-benar menjadi milik Unsoed dengan menyabet 21 emas, 12 perak, 7 perunggu.

Dari 8 cabang yang diikuti, Unsoed mengirimkan 109 atlit, 13 ofisial, 8 pembina/pendamping, dan 7 orang staf kemahasiswaan sebagai penyedia logistik dan mobilitas atlit. Hal yang membanggakan semua cabang menggaet emas dengan rincian : Catur 4, Silat 6, Karate 5, Basket 1, Voly 1, Tenis Meja 1, Basket 1 dan yang diluar dugaan Bulutangkis menyabet 2 emas dan 2 perak.

Sukses yang diraih dalam POM Rayon III, adalah berkat dukungan dari Rektor dan jajarannya serta kerja keras atlit dalam mengikuti program latihan dari pelatih. Harapan kami semua warga Unsoed, sukses yang diraih dalam POM Rayon akan sukses pula pada POMPROV, sehingga target kinerja bidang Kemahasiswaan tahun 2015 dengan mendapatkan 8 emas di tingkat Nasional akan tercapai, selaras dengan harapan Rektor, meskipun Unsoed terletak di Kota kecil dilereng Gunung Slamet, tetapi gaungnya membahana setinggi gunung Mahameru.

Bravo Mahasiswa, Bravo Unsoed, Maju Terus Pantang Menyerah!(Har.kemhs).

 

 

Fakultas MIPA Jalin Kerjasama dengan PSTBM – BATAM

[unsoed.ac.id, Rab, 13/5/15] Dalam menunjang kompetensi pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi nuklir Fakultas Matematika dan Pengetahuan Alam (FMIPA) melakukan kerjasama dengan Pusat Sains dan Teknologi Bahan Maju (PSTBM) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), di Gedung Aula MIPA, Selasa (12/5). Pada penandatangan kerjasama ini juga dilaksanakan Kuliah Umum yang menghadirkan narasumber Drs. Gunawan, M.Sc (Kepala Pusat Sains dan Teknologi Bahan Maju – BATAN) dan Dr. Sutiarso, M.Sc (Kepala Bidang Teknik Berkas Neutron) serta dalam acara ini dihadiri oleh Dekan MIPA beserta Para Wakil Dekan, Rombongan dari PSTBM – BATAN, Ketua Jurusan MIPA, Para Dosen dan Mahasiswa.

Drs. Sunardi, M.Si selaku Dekan Fakultas MIPA dalam sambutan dan pembukaanya menyampaikan bentuk dari kerjasama ini sebagai penunjang pelaksanaan program pemanfaatan teknologi nuklir dalam berbagai bidang yang meliputi pengembangan material kesehatan, energi, industri, lingkungan serta masyarakat yang hasil-hasilnya di kembangkan secara berkesinambungan. “Dengan penandatanagan kerjasama ini diharapkan akan menghasilkan output dalam pengembangan kemajuan lembaga pendidikan, peningkatan Sumber daya manusia dan peningkatan kesejahteran masyarakat melalui penelitian”, ungkap Dekan.

Dalam paparan kuliah umum ini Drs. Gunawan, M.Sc memaparkan tentang fasilitas PSTBM yang meliputi karakterisasi matrial dalam sekala atomik maupun makro, Fasilitas analisis aktivasi neutron, peralatan laboratorium sedangkan untuk hasil produk dari PSTBM dapat di aplikasikan dalam bidang arkeologi, pangan, kesehatan dan industri kemudian pada pembicara selanjutnya Dr. Sutiarso, M.Sc memaparkan Teknik Hamburan neutron untuk penelitian dalam bidang energi, kesehatan dan lingkungan.

Maju Terus pantang Menyerah!

IRO Hadirkan Profesor Jepang dalam Kuliah Umum

[unsoed.ac.id, Rab, 13/5/15] Bertempat di Ruang Rapat Rektorat lantai 1 UNSOED (12/5), berlangsung acara kuliah umum. Kuliah umum yang diselenggarakan oleh International Relation Office (IRO) UNSOED ini bertema “KNApSAck Family Database: Toward Cutting Edge Data Science of Jamu.” Pembicara dalam acara kali ini adalah Prof. Shigehiko Kanaya dari Nara Institute of Science and Technology (NAIST) Jepang. Perlu diketahui bahwa KNApSAck adalah sebuah sistem database komprehensif hubungan spesies-metabolit yang mencakup beberapa cabang ilmu seperti pengobatan herbal, olah kesehatan pangan, metabolism dan berbagai aktivitas biologis, yang mana semuanya dirangkum dalam sebuah studi bioinformatik.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai fakultas di UNSEOD ini dibuka oleh Direktur IRO, Suprayogi, Ph.D. Dalam sambutannya beliau mengungkapkan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pada hari ini. Beliau juga menyampaikan bahwa kegiatan kali ini amatlah penting, mengingat cabang ilmu yang dicakup oleh  KNApSAck. Seusai presentasi materi, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.

Maju Terus Pantang Menyerah!

 

Gali Ide Kembangkan Kreatifitas Bekal Utama Raih PKM

[unsoed.ac.id, Rab, 13/5/15] Wakil Dekan III bidang Kemahasiswaan Drs. Andi Antono, M.Si berkenan turut memotivasi mahasiswa dalam upaya peningkatan peran mahasiswa Fisip dalam pembuatan PKM (Program Kreatifitas Mahasiswa). Bertempat di Aula Selasa minggu lalu, diselenggarakan Pelatihan Penulisan Proposal PKM. Kegiatan ini menampilkan dua pembicara yaitu Niken Paramarti Dasuki, M.Si dan Taufik Budhi Pramono, M.Si dengan moderator M. Imron, M.Si. Wakil Dekan III sangat mengapresiasi kehadiran 50 mahasiswa yang penuh antusias mengikuti kegiatan ini. Beliau mendoakan semoga peserta pelatihan mampu menyusun PKM yang berkualitas hingga mendapatkan dana dari DIKTI.

Pembicara pertama Dosen Sosiologi Fisip, Niken Paramarti Dasuki, M.Si memaparkan materi tentang cara menggali ide serta membangun kreatifitas.  Beliau mengarahkan pada perilaku dan pemikiran yang bersifat konstruktif realistis, artinya kreatif (unik dan bermanfaat) serta dapat diwujudkan. Kemampuan berpikir dan bertindak kreatif pada hakekatnya dapat dilakukan setiap manusia apalagi mahasiswa yagn cenderung berwawasan luas, energik penuh inovasi. Memunculkan ide kreatif tidak berhubungan dengan sesuatu hal yang rumit. Ide bahkan ada disekitar kita, tutur Bu Niken. Misalnya bagi mahasiswa sosiologi dapat menggali dari masalah social terkait pembangunan pedesaan. Ilmu Administrasi Negara berkaitan degnan kebijakan dan manajemen public yang dilandasi keadilan social, atau mahasiswa komunikasi dapat mengembangkan dari seni dan teknologi komunikasi.

Selanjutnya Taufik Budhi Pramono, M.Si juga menekankan pada kreatifitas sebagai kunci sukses PKM. Kemampuan membangun sesuatu yang baru dapat berupa barang, jasa ataupun suatu model tertentu. Namun yang lebih penting adalah membangun budaya ilmiah mahasiswa. Menumbuhkan critical thinking serta budaya kompetensi, tutur Pak Taufik. Pembina PKM Unsoed ini, melanjutkan bahasan dengan menjelaskan secara teknis program kreatifitas mahasiswa yang terdiri dari PKM penelitian, kewirausahaan, pengabdian, teknologi, karsacipta, artikel ilmiah dan gagasan tertulis. Tujuh macam PKM tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berkarya, syukur apabila karya itu dapat berkesinambungan dan didanai DIKTI, yakin Pak Taufik.

Maju Terus Pantang Menyerah !

 

Halaman

Subscribe to Test RSS

Buletin

Jangan mau ketinggalan berita yang menarik dan update! Pastikan untuk bergabung dengan kami.

Jl. HR Boenyamin 708 Purwokerto 53122.

EMAIL DAN SOSIAL MEDIA