Berita UNSOED

Gebyar Intensifikasi Posdaya dan Penarikan Mahasiswa KKN UNSOED 2015

[unsoed.ac.id, Sab,29/8/15] Setelah menunaikan pengabdian selama tiga puluh lima hari, mahasiswa KKN Universitas Jenderal Soedirman ditarik kembali ke Kampus.  Selama mengabdi, bekerja, dan bergerak bersama masyarakat, Mahasiswa KKN Unsoed yang sebagian besarnya KKN Tematik Posdaya berhasil membentuk posdaya baru maupun mendorong intensifikasi posdaya yang ada di masyarakat.  Sabtu, 29 Agustus 2015 salah satu penarikan KKN dilakukan di Kabupaten Brebes.  Pada kesempatan ini Yayasan DAMANDIRI dan Unsoed juga menandatangani nota kesepahaman mengenai program pengembangan sumber daya manusia melalui posdaya.  Penarikan KKN di Kabupaten Brebes sekaligus bersamaan dengan acara Gebyar Intensifikasi Posdaya melalui KKN Posdaya yang menghadirkan Ketua Yayasan DAMANDIRI Prof. Haryono Suyono, Rektor Unsoed yang diwakili Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. V Prihananto,M.Si serta Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, SE.  Posdaya kembali membuktikan diri sebagai pelembagaan indeks pembangunan manusia secara langsung di masyarakat.  Hal ini sebagaimana disampaikan Ketua LPPM Unsoed, Prof. Dr. Suwarto, MS dalam laporannya.  “Di Brebes sendiri jumlah total mahasiswa KKN adalah 395 mahasiswa yang tersebar di dua kecamatan,” jelasnya.  “Mahasiswa berhasil membentuk 40 posdaya baru  yang siap bergotong royong membangun kualitas hidup keluarga,” lanjutnya.
Mewakili Rektor, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr.V Prihananto, M.Si mengungkapkan bahwa semua yang dilakukan bisa terwujud karena sinergi antar stakeholder yang ada didalamnya.  “Ada satu hal yang luar biasa bahwa di dalam posdaya ada nilai jatidiri bangsa Indonesia yaitu Gotong Royong,” ungkapnya.  Ditambahkannya bahwa hal ini bisa terjadi karena semua orang mau bergerak dan peduli.  “Dan kami berpesan agar setelah mahasiswa kembali ke kampus, posdaya-posdaya ini terus berkelanjutan aktivitasnya bahkan terus berkembang,” jelasnya.
Hal senada diungkapkan Bupati Brebes yang berharap agar para mahasiswa setelah kembali ke Kampus tidak melupakan Brebes.  “Kami sangat bahagia apabila para mahasiswa masih tetap siap melanjutkan pemberdayaan,” ungkapnya.  Bupati juga mengungkapkan bahwa atas dorongan dan bantuan dari DAMANDIRI dan didukung dengan gerakan KKN Posdaya masyarakat semakin merasakan manfaatnya dan semakin berdaya.
 

Ekspedisi Blue Diving Club Fakultas Biologi UNSOED di Kepulauan Seribu

[unsoed.ac.id, Jum, 28/8/15] Blue Diving Club Fakultas Biologi kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan, kali ini mereka bekerjasama dengan Korps Marinir TNI-AL dalam Kegiatan Save Our Littoral Life (SOLL) sebagai wujud penjabaran pengabdian Korps Marinir TNI-AL mendukung kebijakan pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Dalam acara ini marinir  akan menanam 1 juta terumbu karang yang tersebar di seluruh kawasan pesisir di Indonesia. Acara ini berawal dari keprihatinan Korps marinir terhadap kondisi terumbu karang Indonesia yang menurut data KKP hanya 30% terumbu karang Indonesia yang masih sehat. Korps marinir semakin gencar untuk melakukan penanaman terumbu karang melalui program ini.

Kegiatan ini diselenggarakan di seluruh wilayah Indonesia, salah satunya wilayah Pulau Tidung Kecil dan Pulau Tidung Besar, Kep. Seribu. Wilayah tersebut kebetulan adalah wilayah tempat kami melaksanakan magang yaitu di BBIL Pulau Tidung Besar. Alma dan Elis merupakan anggota BDC Fakultas Biologi Unsoed, di sela kegiatan magang pada 28 Juli 2015, mereka bertemu dengan salah satu anggota TNI-AL yang sedang bertugas dalam kegiatan SOLL yaitu Bpk. Sersan Mayor Marinir Dwi Agung. Dari obrolan yang dilakukan mengenai kegiatan yang sedang dilakukan para marinir ternyata kegiatan yang sedang mereka lakukan adalah rangkaian kegiatan Save Our Littoral Life (SOLL). Mereka yang  telah mengetahui acara tersebut melalui akun sosial media milik Korps. Marinir sangat tertarik dengan kegiatan tersebut. Dan gayungpun bersambut para marinir tersebut sangat menyambut baik keikutsertaan para anggota BDC tersebut untuk bergabung dalam acara SOLL. “Beliau mengajak kami ke posko tempat mereka tinggal selama acara berlangsung. Setibanya kami disana sambutan hangat pun kami dapatkan dari seluruh anggota marinir yang sedang bertugas dan kami diperbolehkan bergabung dalam kegiatan yang sedang mereka lakukan”, ungkap Alma dan Elis.
Minggu (02/08/2015) pukul 15.00 wib, merupakan hari pertama kami (Alma dan Elis) mengikuti rangkaian acara SOLL TNI-AL. Kegiatan pertama yang dilakukan adalah pembuatan substrat untuk tempat penanaman terumbu karang. Pelajaran berharga lainnya didapatkan para anggota BDC ini, yaitu mereka diajari untuk menanam terumbu karang di sebelah selatan Pulau Tidung Kecil. “ Total terumbu karang yang telah kami tanam sore itu adalah 8 kerangka, dimana setiap kerangka terdiri dari 6 substrat. Penanaman tersebut dilakukan pada kedalaman 2-4meter.  ”, ungkap mereka. 

Minggu (9/08/2015) pukul 10.00 wib, dilakukan kegiatan penanaman terumbu karang dalam rangkaian acara SOLL TNI-AL. Lokasi penanaman terumbu karang dilakukan di area Jembatan Cinta. Penanaman ini dilakukan oleh 15 anggota TNI-AL, 2 mahasiswi Universitas Jenderal Soedirman (Alma, Elis) serta 2 orang tenaga lapangan BBIL Pulau Tidung Besar. Kegiatan saat itu dilakukan hingga pukul 15.30 wib. Kegiatan tersebut berbarengan dengan kegiatan fun bike dan penanaman 10.000 mangrove yang diadakan oleh para pemuda Pulau Tidung. Terumbu karang yang ditanam pada hari itu sebanyak 400 substrat.

Penanaman terumbu karang terakhir dilakukan pada hari senin (10/08/2015), total terumbu karang yang ditanam di lokasi Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil sebanyak 550 substrat dengan 20 kerangka. Terumbu karang tersebut ditanam secara berkala selama 2 minggu. Tindak lanjut dari kegiatan penanaman tersebut adalah dengan pemeliharaan serta perawatan terumbu karang yang melibatkan UPT Budidaya dan Konservasi Laut Pulau Tidung, TNI-AL dan kelompok masyarakat pengawas (POKMASWAS) Pulau Tidung.  

Menurut, Ir. Sutrisno, M.Si selaku Kepala Pusat Budidaya dan Konservasi Laut mengatakan bahwa perawatan terumbu karang di kawasan Pulau Tidung biasa dilakukan seminggu sekali dengan melibatkan kelompok masyarakat pengawas, perawatan yang dilakukan biasanya adalah membersihkan area konservasi terumbu dari sampah seperti plastik yang menyangkut, melihat kondisi terumbu karang rusak atau tidak.
Maju Terus Pantang Menyerah!(BDC/A-E)

 

Janji Dokter Muda Periode XXXV FK UNSOED

[unsoed.ac.id, Jum, 28/8/15] Bertempat di Ruang Aula I RSUD Margono Soekarjo Purwokerto, Rabu  (26/8) berlangsung Pengucapan Janji Dokter Muda Periode 35 dan Penyerahan Mahasiswa baru Profesi Jurusan Kedokteran Umum Fakultas Kedokteran Unsoed. Dekan Fakultas Kedokteran Unsoed dr. Fitranto Arjadi, M.Kes, dalam sambutannya  menyampaikan ucapan selamat kepada Dokter Muda yang telah menyelesaikan tahap sarjana dan sekarang memasuki tahap profesi. Dekan juga mengucapkan terimakasih kepada pihak Rumah Sakit Margono yang telah menerima mahasiswa baru Profesi Jurusan KU FK Unsoed.

Sementara itu Direktur RSUD Margono Soekarjo yang diwakili oleh Wadir Penunjang dan Pendidikan dr. Moh. Targib Alatas, Sp. BS, yang telah menerima dokter muda, berpesan agar dapat menjaga nama baik Dokter karena Dokter adalah profesi yang sangat luhur sehingga harus pandai-pandai menempatkan diri.

Hadir pula Wakil Dekan Bidang Akademik  FK Unsoed Dr. dr.Wahyu Siswandari Sp.PK,MSi,Med, Ketua Jurusan Kedokteran Umum dr. H.M.Zaenuri Syamsu Hidayat, Sp.KF., M.Si.Med., Sekretaris PPDTP FK Unsoed dr.Muhamad Rifqy Setyanto,Sp.M,, KaBag.TU  FK Unsoed Endang Istanti, SH., M.M., dan Kasubbag Akademik dan Kemahasiswaan FK Unsoed Purwoko, SH., beserta Toto Jatmiko, S.H., Kabid Diklat RSUD.Margono Soekarjo dan wakil dari masing-masing laboratorium RSMS.
58 Dokter Muda (20 putra dan 38 putri), mereka berjanji akan mempergunakan dengan sebaik-baiknya kesempatan yang diberikan  kepada dokter muda untuk melanjutkan pendidikan kedokteran tingkat profesi di rumah sakit dan tempat lain yang ditetapkan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Dan akan disiplin dalam melaksanakan tugas dan kewajiban dalam pendidikan tersebut sesuai dengan sopan santun dan tata susila kedokteran setinggi-tingginya, dan seterusnya.

Acara ditutup secara simbolis dengan penyerahan mahasiswa baru profesi Jurusan Kedokteran Umum FK Unsoed ke RSUD Margono Soekardjo Purwokerto.
Maju Terus Pantang Menyerah!(Ei)

Unsoed Intercultural Summer Camp (UIS) 2015 Siap Digelar

[unsoed.ac.id, 27/8/15] Tahun ini adalah tahun kedua bagi Unsoed menggelar Unsoed Intercultural Summer Camp (UIS).  UIS 2015 ini diselenggarakan dengan tujuan memperkenalkan atau mempromosikan Unsoed  serta Banyumas dan sekitarnya dengan segala potensi yang ada di dalamnya. Hal ini diharapkan bisa menarik minat para mahasiswa ataupun calon mahasiswa untuk memilih Unsoed sebagai tempat tujuan bagi pendidikannya maupun melakukan riset dan pertukaran budaya serta lebih jauh lagi terjalinnya kerjasama yang baik antara Unsoed dengan universitas asal mahasiswa tersebut.

UIS 2015 yang diselenggarakan oleh UPT Layanan Internasional akan diikuti oleh 18 mahasiswa dari luar negeri yang akan didampingi oleh sejumlah mahasiswa Unsoed. Mahasiswa luar negeri tersebut berasal dari sejumlah negara antara lain Malaysia, Jepang, Thailand, Tiongkok dan Burundi (Afrika).

Kegiatan yang akan berlangsung dari 1-7 September 2015 ini mengenalkan mahasiswa pada berbagai potensi Unsoed melalui Campus Tour dengan mengunjungi beberapa fakultas yang ada di Unsoed. Selanjutnya peserta akan mendapatkan pengetahuan tentang berbagai hasil riset unggulan yang dilakukan oleh beberapa dosen Unsoed seperti Budidaya Mangrove, Gula Kelapa serta Padi. Peserta pun diajak untuk melihat dan mempraktekan  secara langsung pembuatan gula kelapa dan penanaman Mangrove sebagai bagian dari upaya konservasi pantai selatan.

Peserta juga akan dikenalkan pada pembuatan berbagai kuliner khas Banyumas seperti nopia, mendoan dll serta pembuatan batik di desa Papringan. Dalam mengenal budaya lokal, peserta juga akan mempelajari gamelan di SMA Negeri 1 Purwokerto serta pembuatan wayang kulit serta pembuatan keramik. Tak lupa peserta juga menikmati wisata alam Baturraden dan melakukan berbagai aktivitas seperti flying fox dan permainan yang mengakrabkan antar peserta serta mengunjungi Sanggaluri Park di Purbalingga.

Diharapkan dengan kegiatan ini para peserta dapat mengenal lebih baik tentang Unsoed dan budaya Banyumas serta merasa senang dan nyaman.  Kegiatan akan ditutup dengan penampilan budaya tiap negara peserta UIS 2015. (tunjung-iro unsoed)

    

Empat Mahasiswa Magister Ilmu Administrasi UNSOED Ikuti Program Join Degree di Thailand

[unsoed.ac.id, Kam, 27/8/15] UNSOED kian menunjukkan kapasitasnya sebagai kampus yang diakui reputasinya. Salah satunya ditunjukkan dengan digelarnya program join degree antara Program Magister Ilmu Administrasi (MIA) UNSOED dengan Graduate School of Public Administration (GSPA) - Burapha University, Thailand.  "Kita memberangkatkan empat orang mahasiswa, yakni Nur Amanah, Puspita Dewi Wulandari, Aa Lestari dan Titi Rahmawati selama satu semester studi di sana, dan dibiayai oleh program beasiswa unggulan dari kemendikbud, " ungkap Dr. Slamet Rosyadi, Ketua Program Studi S2 Ilmu Administrasi FISIP UNSOED. Ditambahkannya, kegiatan ini dilatarbelakangi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan kerjasama internasional antara MIA UNSOED degan GSPA,  dan diharapkan mreka  belajar lebih banyak dari perspektif yang beragam, juga dapat meningkatkan network, Tidak hanya bagi mahasiswa, bagi program studi sendiri jelas ini akan memperluas kesempatan untuk menggelar kolaborasi riset sehingga kualitas akademik dapat meningkat, yang salah satu bentuknya adalah dengan publikasi karya tesis mahasiswa di jurnal internasional yang dikelola okeh UNSOED dan Burapha University. "Agar mereka tidak merasa teralienasi, sebelum berangkat, kami mendatangkan guru les bahasa thailand , native, agar mereka punya kemampuan dasar berbahasa thailand untuk sehari-harinya, " paparnya.

Kelima mahasiswa tersebut merupakan mahasiswa MIA UNSOED Angkatan 23 atau Angkatan V Program Beasiswa Unggulan Kemendikbud. Dr. Slamet menambahkan, ke depan akan diproyeksikan lima mahasiswa kembali untuk dapat ikut join degree di GSPA. Tidak hanya itu, tahun ini MIA UNSOED juga berhasil meraih kuota 23 mahasiswa program besaiswa unggulan dari kemendiknas yang sebagian besar adalah calon guru, guru dan tenaga kependidikan.

Nestle Gelar Rekrutmen di UNSOED

[unsoed.ac.id, Kam,27/8/15] Bertempat di Gedung Rektorat lantai 1 UNSOED, (Kamis, 27/8) berlangsung rekrutmen pegawai oleh PT. Nestle. Rekrutmen dari salah satu perusahaan multi nasional ini ditujukan kepada khususnya alumni UNSOED untuk mengisi posisi Medical Delegate. Jumlah pendaftar yang hadir mencapai sekitar 120 peserta yang tidak hanya datang dari berbagai fakultas di UNSOED tetapi juga peserta umum. Kegiatan ini diawali oleh laporan dari Kepala Bagian Pengembangan Mahasiswa dan Alumni UNSOED, Drs. Akhmad Suheli, MM. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi oleh Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan, Dra. Krisnhoe Maya Wulandari, MM.

Dalam sambutannya beliau menyampaikan pesan dan nasehat kepada para peserta untuk bersungguh-sungguh menjalankan tugasnya setelah diterima. Tak lupa beliau juga mengucapkan selamat menempuh proses rekrutmen. “Tunjukkan effort terbaik selama proses rekrutmen, semoga yang terbaik bisa diterima,” beliau menambahkan. Dalam kesempatan ini juga dilakukan pemberian cendera mata oleh PT Nestle kepada UNSOED. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan presentasi mengenai PT. Nestle yang kemudian dirangkai dengan acara rekrutmen berupa interview, focus group discussion, dan lain-lain.

Alumni Kedokteran UNSOED Gelar Munas dan Seminar

[unsoed.ac.id, Kam, 27/8/15] Bertempat di Hotel Dominic Purwokerto, Sabtu (22/8) pukul 08.00-14.00 WIB, berlangsung Seminar Kupas Tuntas Interpretasi Hematologi & Urinalis dan Munas IDAU III Fakultas Kedokteran Unsoed.  Acara dibuka oleh Dekan Fakultas Kedokteran Unsoed dr. Fitranto Arjadi, M.Kes, dalam sambutannya Dekan menyampaikan terimakasih kepada para narasumber, peserta seminar, dan alumni yang hadir. Dekan juga mengucapkan selamat bermunas yang ke III bagi IDAU, semoga bisa memberikan sumbangsih bagi perkembangan Fakultas Kedokteran Unsoed.
Maksud dan tujuan Seminar Kupas Tuntas Interpretasi Hematologi & Urinalis dan Munas IDAU III Fakultas Kedokteran Unsoed adalah untuk mengulang kembali dan memperdalam Ilmu Dasar Hematologi dan Urinalisis sekaligus meningkatkan kerja sama dalam upaya penyedian pemeriksaan laboratorium untuk menegakan diagnosis pasti.
Hadir sebagai Pembicara dalam acara tersebut  dr Minto Rahayu, Sp.KK dengan materi “Interprestasi hasil Hematologi Lengkap”. Dr. dr Wahyu Siswandari, Sp.PK, dengan materi “Pitfall Hasil Hematologi Lengkap”. Sedangkan Prof. dr Lisyani B. Suromo, SpPK (K) dengan materi “Interprestasi dan Pitfall Hasil Urinalisis Lengkap”, serta dr I Edward K.S.L.,M.M.,M.H.Kes,SpPK,M.Si.Med dengan materi “Etikolegal Profesional laboratorium”.
Acara diakhiri dengan diskusi dan tanya jawab.
Maju Terus Pantang Menyerah!(Rony)
 

Puslit PGK UNSOED Selenggarakan Pelatihan Pengolahan Pangan

[unsoed.ac.id, Kam, 27/8/15] Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi untuk kelangsungan hidup.  Selain gizi yang harus terpenuhi, keamanan pangan menjadi salah satu pertimbangan penting dalam mengonsumsi makanan agar terhindar dari bahaya maupun resiko terhadap kesehatan.  Pusat Penelitian Pangan, Gizi, dan Kesehatan (Puslit PGK) LPPM Unsoed melaksanakan Pelatihan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) bekerjasama dengan DIII Poltekes Kemenkes Tasikmalaya Cirebon.  Acara yang digelar minggu lalu ini memberikan pengetahuan dan ketrampilan kepada peserta tentang pengolahan pangan yang baik dengan memperhatikan aspek sanitai dan kesehatan.  Tim Puslit PGK LPPM Unsoed menjadi trainer dalam pelatihan tersebut yaitu Prof.Dr. Rifda Naufalin, MP, Dr. Rumpoko, MP, dan Ir. Erminawati, Ph.D serta tim pendamping Riana Listanti, M.Sc, Frisca Citra Agustina, M.Sc, dan Nur Yanti, MP.

Ketua Puslit PGK LPPM Unsoed, Prof.Dr. Rifda Naufalin, MP mengungkapkan bahwa pelatihan ini diantaranya memberikan pemahaman kepada peserta bagaimana usaha memusnahkan mikroba serta menghindarkan pangan dari cemaran fisik dan kimiawi.  “Setelah pelatihan ini para peserta yang terdiri dari ahli gizi, lulusan prodi gizi, dan wirausahawan pengolahan makanan dapat mengaplikasikannya,” ungkapnya.  Terlebih kepada para ahli gizi diharapkan bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat. 

Selain mengikuti pelatihan di dalam ruangan, para peserta juga melakukan kunjungan ke perusahaan pengolahan pangan udang beku dan ikan PT. Sambu Cirebon untuk melihat aplikasi HACCP.  “Dengan kunjungan langsung, peserta dapat memahami lebih jelas bagaimana aplikasi HACCP,” jelasnya.

Mahasiswa Baru 2015 Ikuti Program Pengenalan Kehidupan Kampus

[unsoed.ac.id, Kam, 27/8/15] Sebanyak 4.595 mahasiswa baru 2015/2016 mengikuti Program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2015 pada tanggal 27-29 Agustus 2015. Kegiatan ini dilakukan pada masing-masing Fakultas di lingkungan Unsoed.
Drs. Akhmad Suheli, MM selaku Kepala Bagian Pengembangan Mahasiswa dan Alumni menyampaikan bahwa dalam kegiatan PKKMB ini para mahasiswa baru akan diberikan materi-materi yang meliputi wawasan kebangsaan, pengenalan kehidupan berbangsa dan bernegara. “Tujuan kegiatan agar mahasiswa memiliki sikap dan perilaku yang tumbuh dari kemauan diri yang dilandasi kecintaan, keikhlasan, kerelaan bertindak demi kebaikan bangsa dan negara Indonesia”, ungkap beliau.
Kemudian dalam serangkaian acara penerimaan mahasiswa baru 2015 ini akan ditutup oleh Rektor pada hari Minggu, 30 Agustus 2015 di Gelanggang Olahraga Soesilo Soedarman dengan defile BEM Universitas, UKM Universitas dan BEM Seluruh Fakultas.  
Maju Terus Pantang Menyerah!
 

AIMI Goes to Office di FK UNSOED

[unsoed.ac.id, Kam, 27/8/15] Fakultas Kedokteran Unsoed mendapat kunjungan dari AIMI (Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia) Purwokerto, Selasa, (18/8). Pada kesempatan ini AIMI mensosialisasikan tentang Manajemen ASI pada ibu bekerja, Manfaat menyusui ASI bagi bayi, ibu bekerja dan perusahaan, dan Peraturan Perundang undangan terkait menyusui pada ibu bekerja.
Acara yang bertempat di lantai 3 Gedung Dekanat Fakultas Kedokteran Unsoed, dihadiri oleh Dinas Kesehatan, Pengurus AIMI, ibu-ibu dari tenaga pendidik dan tenaga kependidikan sebanyak 50 orang. Fakultas Kedokteran Unsoed merupakan salah satu penerima AGTO gratis dari AIMI Purwokerto ini mengambil tema Menyusui Pada Ibu Bekerja. 

 
Kepala Bagian Tata Usaha Fakultas Kedokteran Unsoed Endang Istanti, SH, MM dalam sambutannya mengucapkan terima kasih pada AIMI Purwokerto yang berkenan memberikan informasi tentang pentingnya Ibu menyusui ASI pada bayinya, serta cara menyusui, cara menyimpan ASI,  waktu yang harus diberikan ASI yang disimpan  pada bayinya serta perawatan bayi, ibu bayi dan peralatan yang digunakan.  “Semoga bermanfaat bagi ibu ibu karyawati Fakultas Kedokteran Unsoed sehingga dapat menciptakan anak sehat, ibu sehat namun tetap profesional bekerja”, harap beliau. 
Maju Terus Pantang Menyerah!

Halaman

Subscribe to Berita UNSOED

Buletin

Jangan mau ketinggalan berita yang menarik dan update! Pastikan untuk bergabung dengan kami.

Jl. HR Boenyamin 708 Purwokerto 53122.

EMAIL DAN SOSIAL MEDIA