Test RSS

Geser Paradigma Pengungsi : World Refugee Day dan Bentuk Student Forum for Refugees

[unsoed.ac.id, Kam, 02/7/15] World Refugee Day merupakan hari yang diperingati secara global untuk mengingat kembali permasalahan pengungsi, baik itu pengungsi internal maupun pengungsi lintas batas, menggalang dukungan masyarakat dunia dan pada akhirnya mendorong Negara-negara di dunia untuk lebih serius mencari solusi untuk permasalahan mereka. Sebagai bentuk partisipasi aktifnya, pada Jumat 26 Juni 2015 lalu, Prodi Hubungan Internasional UNSOED bekerjasama dengan Institute of International Studies, Jurusan Ilmu Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan movie screening dan diskusi bertemakan Developing Countries and the Challenge of Global Refugee Crisis yang dilanjutkan perumusan pernyataan bersama mengenai dukungan pengungsi dunia.

Kegiatan dipandu oleh dosen HI UNSOED, Nurul Zayzda, dan diskusi difasilitasi oleh peneliti Institute of International Studies UGM, Diah Tricesaria. Tema yang diambil dalam diskusi adalah Peran Negara Berkembang dalam Menangani Masalah Pengungsi Lintas Batas. Film yang diputar adalah film dokumenter yang menceritakan kisah pengungsi yang terdampar di berbagai titik di Indonesia dan sementara ditempatkan di rumah detensi imigrasi dan rumah perlindungan masyarakat. Setelah menonton film bersama, dilakukan diskusi mengenai permasalahan pengungsi yang tergambar di dalam film, termasuk alasan mengenai mengapa mereka mengungsi, mengapa mereka sering dianggap imigran gelap dan mengapa mereka perlu dilindungi oleh masyarakat dunia.

Selanjutnya, diskusi diarahkan oleh Diah Tricesaria ke tema yang lebih spesifik, yakni apa yang dapat dilakukan Negara berkembang dalam menangan masalah pengungsi global. Situasi yang ada selama ini adalah, delapan puluh persen pengungsi global ditampung oleh Negara-negara berkembang, dan terpusat di Negara-negara Afrika dan Timur Tengah yang secara ekonomi juga sangat lemah. Negara-negara industry maju sementara itu sangat sedikit menerima pengungsi dan cenderung bersifat membatasi masuknya pengungsi. Maka, apa yang dapat dilakukan Negara berkembang lain seperti Indonesia yang tidak memiliki kebijakan perlindungan? Di Indonesia khususnya, yang terjadi adalah ribuan pengungsi ditempatkan di rumah detensi imigrasi yang layaknya seperti penjara.

Pertanyaan ini dijawab bersama-sama oleh peserta diskusi. Diskusi berlangsung dengan sangat dinamis, dimana terjadi perdebatan mengenai apa yang sebaiknya dilakukan. Beberapa rekomendasi kebijakan yang masuk antara lain adalah:
1.    Pembentukan joint forces yang terdiri atas negara-negara berkembang untuk mendorong Negara maju agar meningkatkan perannya dalam perlindungan pengungsi, baik itu dengan mendanai perlindungan di negara berkembang (bukan hanya tempat penampungan sementara) maupun perlindungan lebih aktif di dalam negerinya
2.    Pembentukan joint forces bersama negara-negara maju untuk membantu penyelesaian konflik di Negara asal pengungsi
3.    Mendorong penerapan konsep “sovereignty as responsibility” dimana Negara asal pengungsi bertanggungjawab terhadap warga negaranya sendiri
4.    Di wilayah Asia Tenggara; pertama, mendorong ASEAN untuk kampanye bersama tentang pengungsi, untuk merubaha paradigma mengenai refugee dan negara ASEAN, sekaligus untuk mengatasi masalah di Myanmar; kedua, mendorong ASEAN membuat suatu badan supranasional untuk mengatur penempatan pengungsi
5.    Negara seperti Indonesia memperbaiki instrumen hukumnya agar lebih efektif dalam melindungi pengungsi.
Untuk keberlanjutan program ini, maka disepakati bahwa akan dibentuk Student Forum for Refugees Indonesia, sebuah forum yang secara khusus membahas isu-isu pengungsi. Peserta diskusi otomatis menjadi anggota pertama SFR.

Maju Terus Pantang Menyerah !

Mahasiswa Sosiologi Jadi Demang Baru Teater SiAnak

[unsoed.ac.id, Kam, 02/7/15] Teater SiAnak sebagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FISIP UNSOED yang bergerak sebagai wadah kreatifitas dibidang seni mengadakan regenerasi kepengurusan. Bertempatan  di Purbalingga, JL.Veteran, No. 12, RT/RW.08/02, Kecamatan Wirasana, Kelurahan Purbalingga, pada tanggal 20 – 23 Juni 2015 proses berjalan lancar. Kegiatan diawali dengan pelantikan anggota baru yang diikuti oleh 19 orang calon anggota. Setelah itu, diadakan musyawarah anggota sebagai dengan agenda pertanggungjawaban pengurus lama, penataan organisasi sekaligus pembentukan pengurus baru. Hal ini menandakan berakhirnya kepengurusan periode 2014 – 2015 yang dipimpin oleh Oky Mustofa.

Musyawarah anggota ini dihadiri oleh seluruh anggota Teater SiAnak dan tamu undangan seperti alumnus Teater SiAnak maupun dari UKM lain seperti REMOEF, LPM Solid dan KMPA. Pertanggungjawaban pengurus lama diterima oleh forum Musyawarah anggota. Evaluasi dan kritik anggota cukup membangun dinamisasi organisasi SiAnak. Selanjutnya dilakukan pemilihan
pemimpin kepengurusan baru periode 2015 – 2016. Musyawarah anggota mengamanahkan Dwi Kurnia mahasiswa sosiologi 2012 sebagai Demang (Ketua) SiAnak yang baru. Oky Demang Sianak yang lama, langsung memberikan ucapan selamat, teruslah berkarya dan jangan biarkan suatu karya mati didalam ruangan, teriak Oky bersemangat.

SiAnak Fisip SemangART, salam seni untuk keberpihakan!

Maju Terus Pantang Menyerah!(Pw)

Blue Diving Club Fabio Juara di Ajang Ekspedisi Nusantara Jaya (ENJ) 2015

[unsoed.ac.id, Rab, 1/7/15] Ekspedisi Nusantara Jaya (ENJ) adalah kegiatan yang diselenggarakan oleh Kemenko Maritim bersama K/L dan Institusi lainnya yang mengeliling pulau-pulau terluar Indonesia untuk meningkatkan konektivitas di pulau-pulau terdepan, terpencil dan wilayah perbatasan, melalui peningkatan akses terhadap kebutuhan bahan pokok sehari-hari, fasilitas kesehatan, fasilitas pendidikan, sarana dan prasarana, serta percepatan pembangunan di wilayah pulau-pulau dan perbatasan. Kegiatan ENJ dilakukan pada bulan Juni–Juli 2015, melibatkan 86 kapal perintis dan 1 KRI, menyinggahi 540 pelabuhan di 22 propinsi, total pelayaran sebanyak 234.000 km dengan lebih dari 6000 peserta. Tri Nurani dan Firman Nur Fahmi merupakan salah satu peserta dari Blue Diving Club.

Kapal KRI Banda Aceh 593 membawa Tri Nurani menjelajahi Nusantara bagian timur. Pelayaran pertama sampailah di Makasar dengan melaksanakan kegiatan transplantasi terumbu karang di Pulau Samalona dengan menurunkan 4 meja transplan, Bersih-bersih Pantai Losari, Pemberian bantuan ke Pulau Kodingareng berupa: Solar cell dari bank BI, 2 Tanki air, penukaran uang tidak layak edar, dan pemberian televisi 60". Selanjutnya pelayaran dilanjutkan ke kota Sorong, Papua dan mengunjungi  Pulau Buaya (Krokodae Island) biasa disebut Pulau Ram tidak jauh dari kota Sorong yang memiliki pantai pasir putih yang jernih dan tenang dan gradasi yang tercipta oleh lamun-lamun begitu mempesona dan memikat. Kapal kembali berlayar ke Saumlaki, Maluku Tenggara Barat dengan disambut Tarian Tnabar Vanewa. Kegiatan disana berupa penyampaian bantuan, kegiatan pasar murah, bersih pantai, dan kampanye kesehatan ke SD, SMP dan SMA. Kemudian malamnya makan malam bersama Bupati di gedung kesenian. Berbagai tarian dari Saumlaki dihadirkan untuk menghibur. Pelayaran dilanjutkan ke Kupang, NTT. Sekitar pukul 11.00 WITA sampai di Pelabuhan Kupang dan disambut pemda setempat dan Mentri Koordinator Bidang Kemaritiman Bapak Indroyono Soesilo beserta istri dan perwakilan dari FAO Indonesia. Selanjutnya memberikan bantuan buku-buku dan mengajar ke Paud dan SD di daerah Silu perjalanan sekitar 2 jam dari pelabuhan. Selanjutnya ada sosialisasi dari Dewan Konservasi Kupang tentang konservasi laut dan pelayaran pun berakhir di Tanjung Priuk, Jakarta. Dalam kegiatan ekspedisi menggunakan KRI Banda Aceh 593, Asosiasi Pemuda Maritim Indonesia (APMI) menyelenggarakan Kompetisi Pemikiran Kritis Pemuda Maritim (KPKPM) yang berlangsung dari tanggal 22-25 Juni 2015.  Tujuan dari penyelenggaraan ini ialah untuk menggali potensi wawasan kebangsaan dan maritim, sikap, serta tanggung jawab pemuda dalam pembangunan Indonesia sebagai Negara Maritim. “Mengembalikan Teluk Penyu sebagai Icon Wisata Cilacap” adalah judul dari karya ilmiah Tri Nurani dan dianggap dapat menginspirasi para peserta ENJ 2015 terutama dalam hal konservasi lingkungan.  Pemberian hadiah juara 1 diberikan oleh Komandan KRI Banda Aceh-593 Letkol Laut (P) Edi Haryanto pada malam penutupan pelayaran ENJ 2015 di Perairan Laut Jawa,  pada Kamis, 25 Juni 2015. Menurut “ Tri Nurani Janganlah pesimis sebelum kamu mencoba, optimislah sampai kamu mencoba “. Dan dia telah membuktikan bahwa dengan semangat yang dia miliki dia mampu menjadi juara di ajang ENJ tahun ini.

Kapal Perintis membawa Firman Nur Fahmi ke Karimun Jawa yang membaginya ke dalam divisi-divisi, seperti divisi lingkungan, divisi pendidikan, divisi ekonomi, dan divisi kesehatan. Firman masuk dalam divisi lingkungan dengan kegiatan coastal clean up di pantai Batu Topeng, pemasangan apartment fish di pantai Pancuran, dan bersih-bersih pelabuhan karimun jawa. Adapun divisi yang pendidikan bertugas mengajar ke SD 1 Karimun, Smp Karimun, dan SMK Karimun. Divisi kesehatan bertugas sosialisasi tentang akan diadakannya cek kanker serviks ke masyarakat, deteksi Kanker Serviks di Puskesmas Karimun, sosialisasi cek kesehatan umum gratis, dan mengajarkan PHBS ke anak2 SD Negeri Kemujan. Divisi Ekonomi bertugas demo masak kepada masyarakat, sosialisasi sarapan sehat ke anak-anak di Sd 1 Karimun. Menurut Firman “Indonesia itu indah, mulai dari bawah lautnya sampai puncak gunungnya, namun jangan hanya menikmati keindahannya saja, kitaj uga harus ikut menjaganya supaya kelak anak cucu kita dapat pula menikmati indahnya indonesia”. Maju terus pantang menyera (BDC).

Menguasai Pariwisata Banyumas Melalui Monopoli Banyumasan

[unsoed.ac.id, Sel, 30/6/15] Kreatifitas akan menghasilkan metode pembelajaran yang berbeda dan memudahkan dalam memahami mkaupun menguasai sesuatu hal. Inilah yang dilakukan oleh tim Pengabdian Masyarakat Berbasis Riset yang diketuai oleh Tundjung Linggarwati, S.IP,M.Si dalam memberikan pengalaman baru bagi siswa SMK Negeri 3 Purwokerto terutama Jurusan Pariwisata dan Perhotelan dalam mempelajari Pariwisata Banyumas.

Pengabdian masyarakat ini didasarkan pada hasil riset yang pernah dilakukan oleh tim yang menunjukkan rendahnya pengetahuan masyarakat Banyumas sendiri terhadap potensi pariwisata Banyumas sehingga hal ini menjadi hambatan tersendiri bagi pengembangan pariwisata di Kabupaten Banyumas. Terlebih lagi bagi para siswa yang mengambil keahlian pariwisata sudah seharusnya mampu menjadi agen-agen yang mampu mempopulerkan dan memperkenalkan sekaligus menawarkan paket wisata Banyumas.

Monopoli Banyumasan merupakan solusi yang dibuat oleh tim yang beranggotakan Sri Wijayanti,S.IP,M.Si dan Renny Miryanti,S.IP,M.Si ini mendasarkan pada pertimbangan bahwa metode permainan ini sangat memudahkan bagi para siswa dan sangat menyenangkan bagi siswa. Pembelajaran ini juga dilakukan secara berkelompok dalam suasana yang menyenangkan sehingga tidak membebani siswa dengan berbagai tugas dan materi pembelajaran yang menyulitkan.

Keunggulan lain metode yang di launching pada 26 Mei 2015 adalah memberikan direktori dalam bentuk modul dalam dua bahasa (Indonesia dan Inggris) yang berisi segala hal yang berhubungan dengan pariwisata Banyumas mulai dari informasi tentang tujuan wisata (yg dikategorikan dalam berbagai jenis seperti edutourism,religious tourism,desa wisata dan cagar budaya, event penting, wisata alam dan buatan),transportasi,akomodasi, money changer dll.

Dalam proses pembelajaran ini juga dilakukan pendampingan dengan melibatkan para mahasiswa yang lebih dahulu mendapatkan pembekalan. Hal ini dilakukan agara interaksi dalam permainan monopoli menjadi efektif termasuk pembiasaan mendeskripsikan berbagai hal tentang pariwisata Banyumas dalam Bahasa Inggris. Kegiatan yang dilakukan pada bulan Ramadhan ini sekaligus mengisi kegiatan liburan siswa dan mendapatkan dukungan penuh dari pihak sekolah dan dijalani dengan antusias oleh para siswa. Kegiatan ini juga akan dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan paket wisata Banyumas bagi para siswa SMK Negeri 3 Purwokerto, dimana tim bekerjasama dengan biro perjalanan wisata dengan tujuan membekali siswa dengan kemampuan membuat paket wisata Banyumas untuk mendukung pengembangan pariwisata Banyumas.

Maju Terus Pantang Menyerah!(TjHI)

Fakultas Kedokteran Gelar Stadium General Gebyar Ramadhan

[unsoed.ac.id, Sel, 30/6/15] Bertempat di Aula lantai 3 Gedung C Fakultas Kedokteran Unsoed, Jumat (26/6) mulai pukul 14,00 WIB digelar Stadium General dalam rangka Gebyar Ramadhan dengan tema “Being Healthy and Awsome with Quran”. Diikuti oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Unsoed sebanyak 300 orang.

Stadium General gebyar Ramadhan dibuka oleh Dekan Fakultas Kedokteran Unsoed dr. Fitranto Arjadi, M.Kes, dalam sambutanya mengharapkan mahasiswa agar lebih aktif lagi dalam majelis ilmu dibulan Ramadhan ini, untuk menambah pengetahuan. Adapun sebagai pembicara hadir Dr. dr. Tauhid Nur Azhar, M.Si.Med yang merupakan Dosen Universitas Islam Bandung dan Ust Bhayu Subrata.

Dalam ceramahnya Dr. dr. Tauhid Nur Azhar, M.Si.Med menerangkan bulan Ramadhan adalah diturunkannya Alquran sebagai sumber ilmu, hubungan alquran dengan ilmu kedokteran sangat erat sekali.  Isinya  ada perintah iqro yaitu membaca, dengan membaca Alquran dapat memberikan efek untuk mengaktifkan dan menonaktifkan gen-gen tertentu, untuk mengenal Allah sebagai pencipta manusia.

Dalam ceramahnya Ust Bhayu Subrata one day one juz, ada dua kunci yaitu Azzam yang kuat( tekat, semangat) dan Lokasi (setelah solat). Setiap hari membaca satu juz setelah sholat.

Maju Terus Pantang Menyerah! (Rny&Dmwn )

 

Sosialisasi Masyarakat ASEAN melalui Ular Tangga Jadi Tema Pengabdian Masyarakat

[unsoed.ac.id, Sen, 29/6/15] Sebagai program studi yang selalu mengutamakan pelaksanaan Tri Darma perguruan tinggi, para staf pengajarnya tidak hanya aktif dalam pengajaran dan penelitian tapi juga dalam pengabdian kepada masyarakat. Kali ini Prodi Hi melakukan pengabdian masyarakat dengan tema Peace Education for Students dan Ular Tangga Masyarakat ASEAN yang dilakukan di SMA Negeri 4 Purwokerto. Pengabdian masyarakat yang melibatkan seluruh staf pengajar Prodi HI ini mendapatkan dukungan penuh dari pihak sekolah, mengingat pelaksanaannya dilakukan setelah siswa selesai menjalani Ujian Kenaikan Kelas (UKK).

Peace education for students merupakan sebuah upaya untuk membangun karakter siswa dan anak-anak muda agar memiliki karakter yang baik dan paham akan nilai-nilai perdamaian, anti konflik dan mampu mengelola konflik dengan baik sehingga diharapkan siswa mampu menjadi pribadi yang lebih mengedepankan nilai-nilai perdamaian dan selanjutnya dapat menjadi agen-agen perdamaian bagi masyarakat di sekitarnya. Hal ini didasarkan pada karakter anak-anak muda yang masih labil sehingga sangat rawan konflik. Metode yang disampaikan sangat sesuai dengan usia siswa yaitu dengan berbagai permainan yang bermuatan penanaman nilai-nilai perdamaian dan merangsang siswa untuk dapat membangun interaksi yang baik dengan sesama peserta dalam berbagai role play dalam kelompok.

Sementara itu di kelas lain dilakukan sosialisasi ASEAN Community dalam bentuk permainan ular tangga.  Permainan yang memuat pengetahuan tentang ASEAN Community ini merupakan sebuah upaya membuat siswa memahami, sadar dan peduli akan berlakunya Masyarakat ASEAN yang diharapkan pengetahuan yang didapat melalui permainan ular tangga ini dapat membuat siswa secara antusias menyiapkan diri meningkatkan kualitasnya untuk mempersiapkan dirinya dalam menghadapi ASEAN Community. Ular tangga yang diberinama Ular Tangga Masean ini untuk selanjutnya dapat dimainkan oleh siswa di waktu luang mereka.

Maju Terus Pantang Menyerah !

Amaliyah Ramadan Racana Soedirman di Desa Binaan, Tamansari Karanglewas

[unsoed.ac.id, Sen 29/6/15] Racana Soedirman Unsoed mengadakan kegiatan Amaliyah Ramadhan bertema “Peduli dan Berbagi, Menyucikan Hati” tepatnya di Masjid Al-Hajjar RW 05 desa Tamansari kecamatan Karanglewas, Sabtu (27/06). Rangkaian kegiatan Amaliyah Ramadan dilaksanakan selama dua hari. Kegiatan hari Jumat, 26 Juni 2015 meliputi bazar sembako murah, basar pakaian, diskusi anti NAPZA dan buka puasa bersama dengan warga desa Tamansari. Kegiatan hari Sabtu, 27 Juni 2015 adalah Lomba Anak Islami. Kegiatan Amaliyah Ramadan ini merupakan salah satu untaian kegiatan dari Program Bina Desa Racana Soedirman.

Kegiatan dimulai dengan penyerahan sembako secara simbolis oleh Ketua Dewan Racana Soedirman kepada Bapak Makhtub selaku Kepala Dusun III desa Tamansari pada upacara pembukaan. Antusiasme warga desa sudah terlihat sebelum kegiatan dimulai pada pukul 14.30 WIB, hal ini ditandai dengan banyaknya warga desa yang memenuhi area bazar. Bazar sembako murah dan bazar pakaian habis terjual dalam waktu kurang dari satu jam. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi anti NAPZA dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) bersama dengan pemuda organisasi IPNU/IPPNU ranting Tamansari, dengan pemateri Bapak Turiyandi dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Purbalingga. Diskusi tersebut membahas terkait pemberantasan, peredaran dan penyalahgunaan narkoba sehingga para pemuda desa Tamansari mengetahui bahaya narkoba dan bagaimana memberantas narkoba, karena sebgaian besar yang menjadi sasaran utama narkoba adalah golongan pemuda. Diluar dari kegiatan tersebut, beberapa anggota Racana Soedirman mengajak anak-anak desa Tamansari untuk belajar dan bermain bersama sembari menunggu datangnya waktu buka puasa. Kegiatan hari Jumat ditutup dengan buka puasa bersama dilanjut shalat magrib, shalat isya dan tarawih bersama santri TPQ Masjid Al-Hajjar serta warga sekitar.

Pengarahan teknis lomba anak islami oleh giat reka kerja Racana Soedirman mengawali kegiatan pada hari kedua. Kegiatan tersebut terdiri dari empat mata lomba, yang meliputi lomba pemilihan dai cilik (Pildacil), lomba melukis kaligrafi, lomba mewarnai kaligrafi, dan lomba tilawatil qur’an. Lomba anak islami ini diikuti oleh tujuh TPQ dengan jumlah peserta sebanyak 50 anak. Perlombaan dilaksanakan di Masjid Al-Hajjar dan area sekitarnya mulai pukul 08.30 – 11.00 WIB. Antusias peserta lomba menambah hangat suasana perlombaan, dengan menunjukkan skill masing-masing.

Kak Kuat Priyanto selaku ketua Bina Desa Racana Soedirman mengatakan bahwa “Amaliyah Ramadan adalah salah satu kegiatan yang mengamalkan trisatya yang kedua yaitu menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat, oleh karena itu kegiatan tersebut harus tetap ada dan dipersiapkan lebih baik lagi, dan saya ucapkan terimakasih kepada panitia kegiatan Amaliyah Ramadhan, pengurus dan anggota Racana Soedirman serta semua pihak yang telah membantu suksesnya kegiatan Amaliyah Ramadan tahun 2015”.

Maju Terus Pantang Menyerah!

Yudisium Fakultas Kedokteran

[unsoed.ac.id, Sen, 27/4/15] Bertempat di Gedung Dekanat Lantai 2 Fakultas Kedokteran Unsoed, berlangsung Acara Yudisium Strata Satu / Sarjana Kedokteran Periode Wisuda Sarjana Ke 117 Juni 2015, Jum’at, (24/4). Sebanyak 17 orang akan di Yudisium oleh Dekan fak. Kedokteran Unsoed dr. Fitranto Aryadi, M.Kes, terdiri dari 15 orang Sarjana Kedokteran Umum dan 2  orang Sarjana Kedokteran Gigi.

Predikat Kelulusan : Dengan Pujian 11 orang ( 9 orang S.Ked dan 2 org. S.KG ), Sangat Memuaskan 6 orang ( S.Ked). Jenis Kelamin : 4 orang laki laki dan 13 orang perempuan. Rata rata lama studi : 4 tahun 8 bulan, dan rata rata Indeks Prestasi Komulatif : 3, 66.

IPK tertinggi diraih oleh Fikrianisa Safrina, S.Ked dengan IPK 3.92. Fakultas Kedokteran telah meluluskan Sarjana Kedokteran hingga sekarang ini sebanyak 1.000 orang dan Sarjana Kedokteran Gigi sebanyak 91 orang. Untuk mencapai gelar dokter mereka harus kuliah lagi yaitu dengan mengambil pendidikan profesi selama 4 semester, UKDI ( 3 – 4 bulan ), internship ( 1 tahun ).

Maju Terus Pantang Menyerah!(Ei)

 

Pengajian Ramadhan : Amalan-Amalan Keutamaan di Bulan Ramadhan

[unsoed.ac.id, Sen 29/6/15] Dalam suasana Bulan Ramadhan 1436 H, Universitas Jenderal Soedriman/Unsoed kembali mengadakan pengajian rutin setiap Jum’at di bulan Ramadhan yang bertempat di Gedung Rektorat Lantai I, Jum’at (26/6). Pengajian diikuti oleh Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Kepala Biro dan Staf Kependidikan di lingkungan kantor pusat Unsoed. Tema yang diangkat pada pengajian kali ini adalah “Amalan-amalan Keutamaan di Bulan Ramadhan” yang disampaikan oleh Ulul Huda S.Pd,I.,M.Si.

Penceramah menyampaikan tentang level Taqwa kepada Alloh SWT yaitu orang-orang yang beriman kepada hal-hal yang Gaib seperti hari akhir, orang-orang yang mendirikan Sholat, dan menafkahkan sebagian rezeki. Ketiga hal tersebut merupakan hal yang urgen untuk dilaksanakan. Lebih lanjut diulas juga mengenai 3 Tingkatan Puasa Menurut Imam Ghazali yaitu Puasa ‘Aam, Puasa Khusus, dan Puasa Khususil Khusus.

Seusai penyampaian materi, dibuka juga sesi tanya jawab sehingga para peserta pengajian dapat mengajukan pertanyaan dan dijawab langsung oleh pemateri.

Maju Terus Pantang Menyerah!

Dosen FISIP Bersiap Ikuti Konferensi Internasional di National University of Singapore

[unsoed.ac.id, Jum, 26/6/15] FISIP UNSOED mengirimkan dua dutanya yaitu Dr. Tyas Retno Wulan, M.Si (Dosen Sosiologi, FISIP/ Kepala Pusat Penelitian Gender, Anak dan Pelayanan Masyarakat (PPGAPM Unsoed ) dan  Sri Wijayanti, S.IP, M.Si (Dosen Hubungan Internasional, FISIP/ Sekretaris Pusat Penelitian Gender, Anak dan Pelayanan Masyarakat (PPGAPM Unsoed ) dalam  the Gendered Dimensions of Migration: Material and Social Outcomes of South-South Migration tanggal 30 Juni - 2 Juli 2015 di National University of Singapore. Konferensi internasional ini diselenggarakan oleh  Migrating Out of Poverty (MOOP) Research Programme Consortium and Asia Research Institute (ARI). Konferensi ini akan mempresentasikan 16 paper yang diseleksi secara ketat oleh tim dari Global Studies, University of Sussex, United Kingdom  yang diketuai oleh Dr. Dorte Thorsen.

Konferensi ini terbagi dalam 4 tema yaitu Gender dynamics in labour markets, Labour and mobility regimes, Expectations and moralities surrounding remittances Images of gender dan  migration and development. Peserta dalam konferensi ini adalah University of Tromsø, Norway; Centre for Migration Studies, University of Ghana; School of Social Science, The University of Queensland, Australia; Centre for Social Science and Research, University of Cape Town, South Africa; Indian Institute of Technology, Madras, India; School of Women’s Studies, Jadavpur University, Kolkata, India; The Chinese University of Hong Kong; Bina Nusantara University, Jakarta, Indonesia; Centre for Trust, Peace and Social Relations, Coventry University, UK; Asia Research Institute, National University of Singapore; Social Geography and Environmental Politics, Keele University; University of Zimbabwe and Bangladesh; ACMS, South Africa; University of Dhaka and RMMRU, Bangladesh; Gender Justice and Diversity, BRAC, Bangladesh; University of Glasgow, UK; Mumbai Mobile Creches; University of Tokyo, Japan; ACMS, South Africa; International Labour Organisation; the International Organization for Migration (IOM) Asia and the Pacific Region; Global Alliance Against Trafficking in Women; Humanitarian Organization for Migration Economics (HOME); World Bank; Asia Development Bank dan FISIP, Universitas Jenderal Soedirman.

Bagi Dr. Tyas Retno Wulan, keikutsertaan pada konferensi internasional di NUS ini adalah yang kedua kali. Keikutsertaan yang pertama yaitu pada tahun lalu 2014. Sedangkan Sri Wijayanti, S.IP, M.Si adalah yang pertakali dalam konferensi internasional yang berskala global. Tim dari dari Unsoed akan presentasi pada hari ketiga dengan paper yang berjudul  berjudul From Zero to Hero : How Migrant Workers Change The World. Konferensi ini merupakan konferensi yang bergengsi karena pesertanya berasal dari berbagai negara dari kalangan akademisi dan juga professional dari organisasi internasional serta  pegiat migrasi dari LSM internasional. Selain untuk menambah pengetahuan dan jejaring serta melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, lolosnya duta dari FISIP Unsoed menambah deretan penghargaan yang dimiliki oleh institusi karena menjadi salah satu  dari dua presenter dari Indonesia dalam koneferensi ini.

Maju Terus Pantang Menyerah !

Halaman

Subscribe to Test RSS

Buletin

Jangan mau ketinggalan berita yang menarik dan update! Pastikan untuk bergabung dengan kami.

Jl. HR Boenyamin 708 Purwokerto 53122.

EMAIL DAN SOSIAL MEDIA