Test RSS

ALSA adakan Workshop Teknik Pengurusan Kepailitan

[unsoed.ac.id, Min,29/3/15] Bertempat di Aula Justicia Fakultas Hukum UNSOED (28/3), berlangsung workshop dengan tema Teknik Pengurusan dan Pembebasan Harta Pailit Perusahaan oleh Kurator dalam Pengawasan Hakim Pengawas. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Asian Law Students Association (ALSA) Local Chapter UNSOED. Perlu diketahui bahwa ALSA adalah asosiasi non-profit non-politik yang menyambut keragaman budaya dan kemajuan profesionalisme serta etika bekerja keras yang merupakan karakteristik orang Asia. Selain itu merupakan asosiasi utama yang menyediakan tempat bagi mahasiswa hukum untuk mengembangkan potensi menjadi pemimpin masa depan dan pemain utama di Asia.

Kegiatan yang kali ini dibuka oleh perwakilan Badan Ekskutif Mahasiswa Fakultas Hukum ini merupakan salah satu dari kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh ALSA. Adapun pembicara dalam kegiatan kali ini adalah Dr. Siti Anisah, S.H., M.Hum., Dosen Fakultas Hukum Universitas Indonesia; Ali Nuryahya, S.H., M.H., Panitera Muda Perdata Pengadilan Negeri Semarang; dan Agus Winoto, S.H., M.Kn., kurator Balai Harta Peninggalan.

Acara yang dibuka dengan pertunjukan Tari Saman ini kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dan diskusi yang dibagi menjadi tiga sesi dengan masing-masing pembicara pada tiap sesinya. Materi yang disampaikan antara lain mengenai Hukum Kepailitan, Pengaturan Kepailitan di Indonesia serta UU No. 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Membayar Utang.

Maju terus pantang menyerah!

Ketua Asosiasi SRI Jepang Berkunjung ke UNSOED

[unsoed.ac.id, Min,29/3/14] Hari Senin lalu (15 Februari 2015) Ketua Asosiasi SRI Jepang (J-SRI) Profesor Eiji Yamaji, berkunjung ke Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Jawa Tengah untuk berbincang-bincang mengenai SRI di Purwokerto.  Profesor Yamaji yang juga Profesor di Laboratory of Agro-Environmental Engineering/AEE (University of Tokyo, Department of Frontier Science) ingin melihat penerapan SRI di sekitar Purwokerto dan mencari informasi tentang penelitian SRI yang ada di Purwokerto dan sekitarnya.  Ditemui Dr.Ardiansyah,S.TP,M.Si. (Dosen Program Studi Teknik Pertanian Fakultas Pertanian Unsoed) dan Krissandi Wijaya,Ph.D. (Kepala Laboratorium Teknik Pengendalian dan Pengelolaan Bio-Lingkungan/TPPBL Fakultas Pertanian Unsoed), Profesor Yamaji berbincang-bincang mengenai petani SRI dan peran pemerintah.  Dr.Ardiansyah,S.TP,M.Si. beberapa tahun terakhir meneliti SRI dari sisi penggunaan air, iklim, dan teknologi informasi.  Poppy Arsil,Ph.D. (Dosen Program Studi Teknik Pertanian Fakultas Pertanian Unsoed) yang baru pulang dari Australia juga mulai menekuni SRI dari sudut pandang motivasi petani dengan pendekatan ilmu marketing (Means-End Chain/MEC) untuk mendukung pertanian berkelanjutan.

SRI (System of Rice Intensification) adalah metode penanaman padi yang berbeda dengan yang umum diterapkan saat ini.  Prinsip utama SRI adalah pengairan dan pengeringan berselang-seling di masa awal tanam.  Prinsip SRI lainnya adalah tanam bibit muda, dan diutamakan organik.  Metode SRI berasal dari Madagaskar dan menuai ketertarikan untuk diterapkan di banyak negara.  Jepang, Indonesia, dan beberapa negara Asia Tenggara mempunyai komunitas peneliti atau praktisi yang menekuni SRI.  Di Indonesia SRI tergabung dalam mailing list Ina-SRI, sedangkan di Jepang SRI tergabung dalam mailing list J-SRI.  Beberapa anggota peneliti SRI Indonesia dan Jepang saling mengenal, terutama yang menekuni bidang sumberdaya tanah, air dan irigasi.

Profesor Yamaji kemudian diajak untuk meninjau lokasi penanaman SRI di Kecamatan Somagede Kabupaten Banyumas Jawa Tengah dan melakukan wawancara dengan kelompok tani disana.  Profesor Yamaji juga menemui Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (SDABM) Kabupaten Banyumas, Dr.Irawadi untuk mengetahui perkembangan SRI dan program pemerintah yang mendukungnya.  Kepada Dr.Irawadi, Profesor Yamaji bertanya mengenai program pemerintah dan keberlanjutannya.  Profesor Yamaji juga menjelaskan tentang aktivitas J-SRI dan pendekatan yang digunakan untuk merangkul petani menerapkan SRI, antara lain dengan membebaskan petani dalam penerapan prinsip-prinsip SRI, kecuali dalam hal irigasi berselang-seling.

Krissandi Wijaya,Ph.D, sebagai Kepala Laboratorium TPPBL berharap kegiatan ini sebagai perintis untuk kerjasama dimasa mendatang.  Mengingat daerah Banyumas dan sekitarnya punya banyak objek dan permasalahan yang harus dicari solusinya melalui penelitian.  Maju Terus Pantang Menyerah ! (Alief Einstein)

TOEFL Preparation Class April 2015 Kembali digelar UPT Bahasa UNSOED

[unsoed.ac.id, Ming,29/3/15] UPT Bahasa Unsoed yang memiliki fungsi sebagai pusat pelatihan bahasa di lingkungan Unsoed kembali membuka pendaftaran kelas TOEFL Preparation Class periode kedua pada April 2015. Program ini diselenggarakan sebagai usaha UPT Bahasa Unsoed untuk turut membantu kesuksesan semua pihak yang membutuhkan pemahaman mengenai TOEFL seperti para mahasiswa, dosen, guru maupun masyarakat lainnya secara umum. Dengan mengikuti pelatihan TOEFL Preparation Class ini, peserta akan mendapatkan pelatihan test TOEFL serta pelaksanaan test TOEFL dalam bentuk pretest dan posttest. Kelas TOEFL Preparation Class terdiri dari materi Listening, Structure and Written Expression, dan Reading yang merupakan materi test format dari TOEFL. Kelas ini dirancang untuk menampung minimal 20 peserta pelatihan. Kelas pelatihan ini menawarkan pertemuan sebanyak 22 kali tatap muka dengan waktu 90 menit tiap tatap muka dan ditambah 2 kali test yakni Pretest dan Postest berupa test TOEFL . Kelas pelatihan tersebut akan diselenggarakan mulai Senin, 27 April 2015 dengan jadwal Senin-Rabu-Jumat (15.30 s/d 17.00) dan jadwal pretest Kamis, 23 April 2015. Dengan biaya yang relatif terjangkau sebesar Rp. 300.000,- (termasuk biaya pendaftaran dan biaya modul), UPT Bahasa juga melengkapi fasilitas pelatihan berupa sertifikat pelatihan bagi para peserta. Pendaftaran telah dibuka untuk umum dan akan ditutup apabila telah memenuhi kuota kelas paling lambat 22 Maret 2015. Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran bisa menghubungi Kantor Upt Bahasa di (0281) 626322 atau dengan menghubungi Contact Person Cindy di 085726201422. Apabila diperlukan, UPT Bahasa Unsoed juga menerima pendaftaran dalam bentuk kolektif sebanyak minimal 20 peserta dan bagi pendaftaran kolektif tersebut bisa menentukan jadwal sesuai permintaan calon peserta. Maju Terus Pantang Menyerah !(Ririn)

Fakultas Kedokteran Selenggarakan Pelepasan Purna Bhakti

[unsoed.ac.id, Jum, 27/3/15] Bertempat di Gedung Dekanat Lantai 3 Fakultas Kedokteran UNSOED, selasa (24/3) Pukul 09.00  - 11.00 WIB telah diselenggarakan Pelepasan Purna Bhakti Dr.dr.I.Gede Arinton , Sp.PD., KGEH., M.Kom., MMR dan drg. Rosani Wiyogo, M.Si. Acara dihadiri oleh para pimpinan fakultas, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan Fakultas Kedokteran Unsoed dan tamu undangan dari Rumah Sakit Margono Soekarjo.

Dekan Fakultas Kedokteran Unsoed (dr. Fitranto Arjadi, M.Kes) mewakili  keluarga besar FK Unsoed menyampaikan ucapan selamat kepada Bpk. Dr.dr.I.Gede Arinton , Sp.PD., KGEH., M.Kom., MMR dan drg. Rosani Wiyogo, M.Si yang telah memasuki masa purna tugas atau masa pensiun semoga masa pensiun ini dapat dinikmati dengan penuh rasa kebahagiaan dan sukacita.

Dalam sambutannya Dekan juga mengucapkan penghargaan yang setinggi tingginya dan terima kasih yang sebanyak banyaknya atas pengabdian dan loyalitas yang telah diberikan selama ini, terutama selama menjalankan tugas akademik sekaligus pelayanan ke mahasiswa dan pasien, terutama jasa besarnya ikut mendirikan Kedokteran dan KG di FK Unsoed. Banyak hal yang telah dr. Arinton dan drg. Rosani berikan bagi keluarga besar FK Unsoed ini sehingga rasanya ucapan terima kasih saja tidak cukup untuk membalas apa yang telah diterima keluarga besar FK Unsoed.

Dr. Arinton dan drg. Rosani merupakan pegawai terbaik dengan mengakhiri pengabdiannya di Unsoed selama berpuluh tahun dengan predikat khusnul khotimah, artinya mengakhiri tugas pengabdian dengan baik tanpa cacat, pada dunia akademik cumlaude/dengan pujian bagi seorang pegawai negeri sipil(PNS) bias mendapatkan gelar pensiun, merupakan capaian yang sangat tinggi dilingkungan birokrasi.

Dr.dr.I.Gede Arinton , Sp.PD., KGEH., M.Kom., MMR dan drg. Rosani Wiyogo, M.Si, dalam memberikan sambutannya juga mengucapkan terima kasih dengan segala kerendahan hati mohon maaf yang sebesar besarnya, dengan harapan FK Unsoed untuk mempunyai visi-misi kedepan khususnya untuk pendidikan spesialis.

Sambutan tersebut telah memberikan suasana hangat dan gempita dalam acara yang bukan hanya pelepasan tetapi silahturahmi. Acara diakhiri dengan pemberian cenderamata oleh dekan FK Unsoed dan foto bersama.

Maju Terus Pantang Menyerah.!!!(L135)

Kuliah Umum : Negara Hadir dalam Perlindungan WNI di Luar Negeri

Memperingati Pi, Diskusi Gostrawala II Bahas Gunung Pi

[unsoed.ac.id, Rab, 25/3/15] Dalam rangka memperingati hari Pi yang jatuh pada Tanggal 14 Maret, Diskusi Gostrawala II MIPA UNSOED membahas tema ini.

Temu Kangen Alumni Fakultas Biologi Angkatan 89

[unsoed.ac.id, 25/3/15] Menjadi mahasiswa di Fakultas Biologi Unsoed merupakan suatu kebanggaan. Berbagai kenangan, suka duka yang terukir manis saat bersama-sama menempuh pendidikan di Fakultas  Biologi, menjadi alasan kuat untuk mengenang kembali masa-masa tersebut  dalam kebersamaan yang penuh dengan suasana kekeluargaan. Alumni Fakultas Biologi Angkatan 89 (Bianglala) mengadakan temu kangen pada 21 Maret 2015 bertempat di lapangan parkir Fabio. Acara tersebut dihadiri oleh pimpinan,perwakilan dosen dan para alumni. Acara tersebut merupakan ajang sosialisasi untuk merekatkan kembali tali persahabatan dan diharapkan dengan acara tersebut dapat memberikan kontribusi positif baik bagi alumni maupun kampus.

Priyo Wahyudi sebagai Wakil Alumni 89 menceritakan pengalamannya selama menempuh pendidikan di Fabio dan berbagai perkembangan terkini yang cukup membuat alumni bangga. ‚ÄúSaya sebagai wakil alumni mengucapkan terima kasih atas arahan dan didikan Bapak/Ibu Dosen selama ini, karena tanpa didikan Bapak/Ibu Dosen, kami bukan siapa-siapa,‚ÄĚujar Pak Priyo. Harapan Pak Priyo kedepannya, agar alumni bisa memberikan kontribusi positif terhadap kemajuan kampus, salah satunya dengan mengadakan one day class untuk sharing terhadap mahasiswa dalam pencapaian karier alumni (succeess story) dan memberikan motivasi dan semangat.

Acara berakhir dengan pemberian kenang-kenangan kepada Fakultas Biologi dan diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Akademik Drs. Agus Hery Susanto. Beliau mengucapkan terima kasih atas kepedulian dari para alumni baik dari berbagai informasi yang diberikan, sharing pengetahuan dan dalam bentuk materi yang dibutuhkan.

Seperti kata Confusius, seorang philospher terkemuka mengungkapkan bila kita sedang minum air, marilah kita ingat siapa siapa saja yang telah menggali sumur itu. Ungkapan ini dapat diartikan, bila kita sukses, ingatlah siapa saja yang telah membantu kesuksesan kita. Maju Terus Pantang Menyerah! (APR)

 

Akses Online Rekap Presensi Jamin Hak dan Kewajiban Perkuliahan

[unsoed.ac.id, Sel, 24/3/15] Perkuliahan telah memasuki minggu ke empat. Mahasiswa Fisip masih penuh semangat mengikuti pembelajaran diselingi dengan kegiatan ekstra kurikuler yang semakin marak. Perjalanan perkuliahan ternyata menyisakan sedikit polemik berkaitan dengan model presensi, berada dalam menu Sistem Informasi Akadeik (SIA). Adi mahasiswa Sosiologi mengaku kaget ketika melakukan akses SIA. Terdapat menu Presensi Mhs (mahasiswa) yang tersusun submenu Jadwal Kuliah, Jadwal Per Tgl dan Log Fingerprint. Menu baru ini sebenarnya memudahkan mahasiswa untuk mengetahui secara langsung keaktifan dalam setiap perkuliahan. Konsekuensi bagi mahasiswa adalah apabila presensi tidak mencapai 75 % berarti tidak dapat mengikuti ujian semester.

Hal ini dirasakan juga oleh Bapak Tri Nugroho Dosen Ilmu Komunikasi. Beliau menyambut baik adanya program ini. Dosen dan mahasiswa dapat mengetahui secara online presensi perkuliahan sekaligus menunjukkan adanya hak dan kewajiban yang telah tertunaikan. Namun harus ada sosialisasi agar program ini berjalan lancar, tutur Pak Tri.

Diakui oleh Kepala Subbagian Akademik dan Kemahasiswaan Sugito, S.E, bahwa dalam SIA terdapat rekap presensi perkuliahan. Program ini berjalan mulai semester genap ini, sehingga wajar apabila mahasiswa dan dosen saling mempertanyakan. Secara teknis staf akademik akan melakukan rekap terhadap presensi sehari setelah perkuliahan usai. Dosen dan Mahasiswa dapat membaca secara online pada program SIA. Oleh karena itu mohon kepada Dosen untuk mengembalikan presensi setelah perkuliahan berlangsung, tutur Pak Gito. Beliau juga menegaskan bahwa sebenarnya hal ini merupakan proses transisi hingga dilaksanakannya presensi menggunakan fingerprint secara online. Selanjutnya subbag Akademik akan berusaha melakukan upaya seefektif mungkin, agar tidak mengganggu konsentrasi belajar mengajar namun rekap ini tetap berjalan lancar.

Maju Terus Pantang Menyerah !

Misteri Angka Awali Diskusi Gotrasawala PII MIPA UNSOED

[unsoed.ac.id, Sen,23/3/15] Dalam kepengurusan PII (Pusat Infromasi Ilmiah) Periode 2015 Fakultas MIPA ditetapkan agenda diskusi dan bedah buku tiap Rabu sore bertajuk Gotrasawala dan Darpita Kusala. Kedua acara tersebut melibatkan dan memberikan kesempatan kepada seluruh mahasiswa FMIPA UNSOED untuk menjadi peserta, serta para dosen untuk menjadi nara sumber.

Gotrasawala merupakan istilah yang pertama kali digunakan pada awal masa Kacirebonan menjadi Pusat Pengembanag Ilmu Pengetahuan (1677-1698). Pada masa itu, para mahakawi (ilmuwan) dari seluruh nusantara berkumpul di Kacirebonan dengan dukungan pendanaan dari Kasepuhan dan Kanoman. Hasilnya adalah sekian banyak naskah yang saat ini dikenal sebagai naskah-naskah Wangsakerta. Hal ini membuktikan bahwa tradisi ilmiah dan seminar ilmiah seluruh nusantara sebenarnya telah berlangsung sangat lama di nusantara.

Istilah gotrasawala kemudian diadopsi oleh banyak pihak saat ini, seperti penyelenggaraan gotrasawala yang digagas Wakil Gubernur Jawa Barat, Dedy Mizwar yang menyelenggarakan gotrasawala bertajuk Gunung Padang. PII FMIPA UNSOED mengadopsi istilah gotrasawala untuk menampung acara bedah buku populer tiap Rabu sore dan setelah tiga kali pelaksanaan akan diselingi diskusi film fiksi ilmiah dalam format acara Darpita Kusala. Dalam acara yang bertajuk Gotrasawala dan Darpita Kusala juga dapat disisipkan tema-tema seputar Ke-MIPA-an dan polemik yang sedang populer seperti Keanggunan Heliosentris dan Menggugat Keanggunan Heliosentris.

Pada pelaksanaan gotrasawala yang pertama kali, tampil sebagai nara sumber adalah Koordinator PII FMIPA 2015, Agung Prabowo, S.Si., M.Si dengan mengangkat tema ‚ÄúAngka dalam Berbagai Peradaban Dunia‚ÄĚ. Gotrasawala tersebut membahas (membedah) buku The Mystery of Numbers karya Annemarie Chimmel yang telah dialihbahasakan dan diterbitkan oleh Penerbit Mizan, 2006 menjadi ‚ÄúMisteri Angka-Angka‚ÄĚ.

Untuk dapat mengikuti acara gotrasawala, setiap mahasiswa harus terlebih dahulu mendaftarkan diri. Perlunya pendaftaran karena penyelenggaraan gotrasawala yang bertempat di Perpustakaan FMIPA UNSOED, hanya sanggup menampung 20 mahasiswa (keterbatasan ruang).

Dalam gotrasawala pertama peserta yang mendaftar tercatat 7 mahasiswa dan hadir pada pelaksanaan sebanyak 6 yang seluruhnya dari Jurusan Fisika, FMIPA UNSOED. Mereka adalah Rizkiana S, Aris Setiawan, M. Raihan Hamdi, Budi Dharmala S, Yuyun Septyana dan Agus Yusup. Gotrasawala ini diwarnai dengan diskusi antara aundiens dengan nara sumber sehingga acara berlangsung cukup semarak. Usulan diajukan oleh salah seorang audiens agar dalam pelaksanaan menyertakan gambar, audio atau video untuk membantu semangat mengingat pelaksanaan acara sore hari. Usulan ini langsung ditindaklanjuti pada gotrasawala kedua dengan memutar beberapa video pendek dari youtube sesuai tema. Terlihat, audiens lebih antusias karena dapat belajar dari beragam sumber informasi: presentasi dengan power point, pemuatarn film dokumenter dan diskusi.

Gotrasawala dengan tema ‚ÄúAngka dalam Berbagai Peradaban Dunia‚ÄĚ diawali dengan kilasan buku karya Annemarie Schimmel ‚ÄúThe Mystery of Numbers‚ÄĚ. Numerologi dan daya magis angka telah menarik umat manusia selama ribuan tahun. Simbol Sekolah Pythagoras adalah tectractys (empat unsur suci): api, air, udara dan tanah/bumi. Tectractys diwakili oleh segitiga sama sisi yang tersusun dari 10 buah titik (1 + 2 + 3 + 4 = 10). Sebuah segitiga sempurna. Dalam madzab Pythagoras, 1 adalah penciptaan, 2 adalah pria, 3 wanita, 4 keadilan (hasil kali yang pertama dari angka yang sama, 2 x 2), 5 melambangkan pernikahan (penjumlahan pria dan wanita) dan 6 adalah kelahiran (hasil kali pria dan wanita).

Buku Schimmel juga membahas angka bangsa Maya yang pernah menghebohkan dunia beberapa tahun yang lalu terkait dengan ramalan kiamat 2012. Angka bangsa Maya disusun dengan basis 20 dan telah memiliki simbol untuk 0 berupa mata/kerang kosong (xok). Salah satu angka yang mendapat perhatian kuat adalah angka 13, terkait dengan Triskaideka-phobia (ketakutan dengan angka 13). Penggunaan kronogram dalam Islam juga mendapat perhatian dari Schimmel dalam bukunya tersebut.

Selanjutnya, secara berturut-turut Schimmel memaparkan misteri angka 1, 2, ....., 22 dalam berbagai peradaban. Khusus untuk angka 23 tidak ada ada informasi yang disampaikan. Misteri selanjutnya adalah angka 24, 25, 27, 28, 30, 33, 35, 36, 39, 40, 42, dan seterusnya. Hampir sebagian besar berupa angka genap dan sedikit angka ganjil yaitu 49, 55, 99, 153, 1001 dan angka terbesar yang diungkap misterinya dalam buku ini adalah 10.000.

Prof. Sato dari Ibaraki University Hadiri Tea Morning dengan IRO Unsoed

[unsoed.ac.id, Sen, 23/3/15] Prof. Sato dari Ibaraki University bertemu dan beramah tamah dengan Prof. Loekas Susanto, Ph.D dan Tim International Relation Office (IRO) UNSOED di Hotel Wisata Niaga, Sabtu, 21 Maret 2015. Acar ramah tamah yang dikemas dalam acara Tea Morning ini menjadi sarana komunikasi antara UNSOED dan Prof. Sato dari Ibaraki University untuk menjalankan berbagai program bersama.  Tim IRO Dr. Suprayogi dan Bu Tunjung mengungkapkan apresiasi atas partisipasi mahasiswa Prof. Sato dari Ibaraki University dalam Summer Camp tahun lalu.  Tim IRO yang menyertakan dua stafnya Uki dan Evi juga meyampaikan akan ada summer camp lagi tahun ini di UNSOED.  Prof. Sato yang sudah cukup lama melakukan penelitian Strawberry di Purbalingga ini akan kembali berpartisipasi kembali dalam summer camp sekitar agustus 2015 nanti. 

Prof. Sato memiliki misi dalam program penelitiannya di Serang Purbalingga khususnya di Kebun Strawberry.¬† ‚ÄúSaya berharap dapat meningkatkan hasil produksi yang unggul dengan buah strawberry berkualitas tinggi di Purbalingga,‚ÄĚ ungkapnya.¬† Disampaikan oleh Prof. Sato kepada Prof. Loekas bahwa saat ini buah strowberry di Serang Purbalingga mengalami penurunan produksi.¬† ‚ÄúHal ini dikarenakan serangan hama seperti Bemisia Tabaci atau sejenis kutu putih atau biasa disebut silver leaf whitefly,‚ÄĚ ungkapnya.¬†

Sebelum mneinggalkan Purwokerto, Prof. Sato memberikan kenang-kenangan Green Tea kepada IRO.  Sembari menanti kedatangan Kereta, Prof. Sato didampingi Dr. Krissandi Wijaya dari Unsoed dan Dr. Anik dari UGM serta anak asuh Prof. Sato berkeliling Purwokerto menikmati suasana.  Maju terus Pantang Menyerah !

Halaman

Subscribe to Test RSS

Buletin

Jangan mau ketinggalan berita yang menarik dan update! Pastikan untuk bergabung dengan kami.

Jl. HR Boenyamin 708 Purwokerto 53122.

EMAIL DAN SOSIAL MEDIA